#bbmsolar#terbatas#ekonomibisnis

Bio Solar Kerap Kosong di SPBU Bandar Lampung

( kata)
Bio Solar Kerap Kosong di SPBU Bandar Lampung
Stok solar di sejumlah SPBU di Bandar Lampung mulai sulit didapat konsumen karena kerap kosong. (foto:Lampung Post)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Para  pengendara mengeluhkan sulitnya mendapatkan bio solar di wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya. Sejak akhir pekan lalu, sejumlah SPBU di Bandar Lampung dan jalan lintas Sumatra menyatakan ketersediaan bio solar kerap kosong.

"Kosong," ujar petugas SPBU sambil menunjukan jari angka 0 kepada kendaraan disel yang antre di pengisian bahan bakar solar di SPBU jalan Antasari, Bandar Lampung, Sabtu malam, 21 Agustus 2021.

Ian, salah satu konsumen yang hendak mengisi bio solar mengeluhkan kosongnya solar ini sejak beberapa hari lalu. "Sejak Rabu mau isi solar tapi kosong terus di SPBU dalam kota. Saya ke enam SPBU mulai dari Telukbetung sampai Rajabasa, tapi nihil. Padahal sudah hampir di strip bawah  solar kendaraan ini," ucap warga Telukbetung itu.

Ia baru mendapatkan solar di SPBU by pass, setelah empat kali menyambangi SPBU yang ada.  
Menurut salah satu petugas SPBU di samping RS Imanuel, jatah solar memang dikurangi oleh pihak Pertamina untuk SPBU di tempatnya bekerja. 
"Biasanya sehari 16 ton, tapi sejak sepekan ini hanya dapat separuhnya saja, makanya solar cepat habis di sini," ucap petugas tadi.
    
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Perpres No 69 tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Intinya, aturan terkait formula penetapan harga eceran BBM se-Indonesia diubah.

Pertamina pun mengungkap untuk implementasi Perpres 69 tahun 2021 itu masih menunggu aturan turunan dari pihak terkait sebagai acuan kebijakan. Bisa jadi lewat Peraturan Menteri atau aturan turunan lainnya.

"Saat ini terkait Perpres tersebut, SH Commercial and Trading menunggu aturan turunannya sebagai acuan untuk pelaksanaan," papar Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading Putut Andriatno , Minggu, 15 Agustus 2021.

Jadi, pihaknya pun belum ada rencana perubahan harga BBM dengan adanya aturan yang baru itu. "Mengenai perubahan harga kami masih belum ada info," ungkap Putut.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar