Sekolahguru

Bimtek Guru Pelajaran Antikorupsi Dilakukan 2021

( kata)
Bimtek Guru Pelajaran Antikorupsi Dilakukan 2021
Foto. Lampost.co/Umar Robani


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah mematangkan materi antikorupsi sebagai mata pelajaran wajib. Kebijakan tersebut akan mulai diterapkan pada semester 2 tahun ajaran 2020/2021.

Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar menjelaskan dalam penerapannya akan sekolah akan menggunakan guru mata pelajaran PPKn atau Agama. Guru-guru tersebut nantinya akan mendapatkan bimbingan teknis (Bimtek) terkait materi dan pelaksaan kurikulum itu.

"Terkait anggaran sudah kita masukan dalam usulan APBD perubahan, pelaksanaan Bimtek untuk guru penggerak antikorupsi ini dilakukan di 2021," ungkapnya, Selasa, 22 September 2020.

Ihwal rencana tersebut, pihaknya mengaku telah menyiapkan buku panduan pelaksanaan. Buku tersebut akan diterbitkan dan disebarkan ke sekolah-sekolah sebagai pedoman.

Ia menjelaskan, mata pelajaran tersebut akan dihadirkan di setiap tingkatan pada semua jenjang pendidikan. Meski diterapkan di semua tingkatan namun bobot materinya disesuaikan kemampuan.

Sulpakar menambahkan saat ini sudah ada 13 daerah yang menyatakan siap menerapkan kurikulum antikorupsi sebagai mata pelajaran wajib. Sedangkan 2 daerah lainnya akan menerapkan dengan menyisipkan dalam mata pelajaran yang berhubungan.

"Hanya 2 daerah yang tidak menjadikannya mata pelajaran wajib yakni Pringsewu dan Pesawaran. Tapi kita terus dorong agar bisa menjadi mata pelajaran wajib pada SD dan SMP di 2 Kabupaten itu," tuturnya.

Mata pelajaran pendidikan antikorupsi tersebut nantinya akan dilaksanakan 1 jam dalam 1 minggu. Penerapan itu juga sekaligus menjadikan Provinsi Lampung sebagai daerah pertama yang menerapkan pendidikan antikorupsi sebagai mata pelajaran.

Winarko







Berita Terkait



Komentar