#nuansa#amerika#Negeri-Paman-Sam

Biden Melenggang

( kata)
Biden Melenggang
foto dok. mediaindonesia.com


Delima Natalia Napitupulu

Wartawan Lampung Post

AMERIKA selalu menarik perhatian. Negara adidaya itu punya banyak kekuatan, mulai dari pendidikan, ekonomi, politik, hingga militer. Presiden yang memimpin pun amat berpengaruh terhadap belahan dunia lain karena keputusan, utamanya politik luar negeri, yang diambil akan berefek domino.

Pada tahun ini, tepatnya 3 November mendatang, Amerika Serikat akan menggelar pesta demokrasi. Negeri Paman Sam itu akan memilih presiden untuk masa berikutnya. Petahana Donald Trump (hampir) pasti maju kembali menjadi kandidat dari Partai Republik untuk periode kedua.

Kali ini, Partai Demokrat mengutus orang-orang terbaiknya untuk melenggang ke Gedung Putih. Tampaknya, Trump bakal menghadapi saingan berat. Sosok Joe Biden sepertinya tidak bisa dipandang sebelah mata.

Mantan wakil presiden AS masa pemerintahan Barack Obama itu sukses mendulang kemenangan di 9 dari 14 negara bagian dalam pemilihan pendahuluan yang dikenal dengan Super Tuesday. Sementara pesaingnya, Bernie Sanders, giat berkampanye untuk membukukan Colorado, Utah, dan negara bagian asalnya, Vermont.

Keduanya kini menjadi dua tokoh utama Partai Demokrat setelah sebelumnya sejumlah kandidat mundur. Sebut saja Pete Buttigieg dan Amy Klobuchar.

Buttigieg, mantan Wali Kota South Bend, Indiana, mendeklarasikan dukungan untuk Biden. Hal serupa dilakukan senator asal Minnesota, yaitu Amy Klobuchar. Saat berada di urutan keenam dalam pemilihan pendahuluan di South Carolina, Klobuchar akhirnya bergabung dalam kampanye untuk Biden di Dallas, Texas.

Terakhir, Elizabeth Warren menyatakan pengunduran diri dari proses seleksi bakal calon presiden. Warren gagal meraup dukungan di 14 negara bagian. Mundurnya Warren, kontes bakal calon presiden dari Demokrat menyisakan Biden, Sanders, dan Tulsi Gabbard. Namun, berat bagi Gabbard melangkah maju karena cuma mendapat dua delegasi.

Sementara dua pria berusia di atas 70 tahun, Biden dan Sanders justru tampil lebih meyakinkan. Sanders meraih 463 delegasi dan Biden 526 delegasi. Persaingan di Demokrat akan semakin ketat. Dunia terus menyimak akhir dari kontes di tubuh Demokrat. 

Tampaknya, Biden punya peluang lebih besar melenggang ke White House. Pasalnya, ia menyatakan siap menerima dukungan dari siapa pun. Itu jadi salah satu modalnya meluaskan basis dukungan. Sementara Sanders terlihat lebih selektif menerima bantuan, dari pihak mana pun. Dari gaya, Biden tampaknya bakal melenggang manis dan head to head dengan “Si Koboy”.

Bambang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar