pilpresAS

Biden: Donald Trump Keterlaluan

( kata)
Biden: Donald Trump Keterlaluan
Calon Presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden sebut Donald Trump keterlaluan. AFP


Delaware (Lampost.co) -- Joe Biden menganggap Donald Trump keterlaluan karena mencoba menghentikan penghitungan surat suara Pemilihan Presiden AS. Trump merupakan rival Biden dari Partai Republik di bursa kepresidenan tahun ini.

"Pernyataan presiden malam ini yang mencoba menghentikan penghitungan surat suara yang diberikan sangat keterlaluan. Belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak benar," kata manajer kampanye Biden, Jen O'Malley Dillon, dilansir dari The Guardian, Rabu, 4 November 2020.

Biden dari Partai Demokrat, sebenarnya masih memimpin electoral vote. Namun, prediksi para ahli, Trump kemungkinan besar menang karena ia memegang swing state.

"Ini keterlaluan karena upaya gamblang untuk mengambil hak-hak demokratis warga negara Amerika," kata Biden.

"Belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kita, seorang Presiden Amerika Serikat berusaha melucuti suara orang Amerika dalam pemilihan nasional," katanya.

Berita terkait: Merasa Menang, Trump akan Bawa Hasil Pilpres ke Mahkamah Agung

Mantan Wakil Presiden AS itu menambahkan penghitungan tidak akan berhenti. Menurut dia, penghitungan berlanjut hingga setiap suara yang dihitung.

"Karena itulah yang diwajibkan undang-undang kita, UU yang melindungi hak konstitusional setiap orang Amerika untuk memilih," ujarnya.

Donald Trump tanpa dasar menuduh adanya "penipuan" karena surat suara terus dihitung. "Ini adalah penipuan terhadap publik Amerika, memalukan bagi negara kita," kata Trump.

Dia mengatakan mereka tengah bersiap untuk memenangkan pemilihan presiden kali ini. "Terus terang, kami telah memenangkan pemilihan ini," ujarnya.

Medcom







Berita Terkait



Komentar