#ponxxpapua#pelatihanatlet

Bidang Program dan Anggaran KONI Lampung Pantau Pelatihan Cabor 

( kata)
Bidang Program dan Anggaran KONI Lampung Pantau Pelatihan Cabor 
Wakil Ketua Umum III Bidang Perencanaan Program dan Anggaran KONI Lampung Agus Nompitu berbincang dengan Imron Rosadi saat memantau para lifter yang dipersiapkan ke PON XX Papua. Dok. Humas KONI Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- KONI Lampung terus mempersiapkan cabang olahraga dan atlet yang akan diterjunkan di ajang Pekan Olaharaga Nasional (PON) XX Papua. Persiapan itu pun terus dipantau agar pelaksanaannya berjalan dengan baik.

Dalam upaya mendukung pelaksanaan persiapan itu, tim KONI Lampung yang dipimpin Wakil Ketua Umum III Bidang Perencanaan Program dan Anggaran Agus Nompitu melakukan monitoring ke sejumlah cabang olahraga. Pemantauan dilakukan lebih kepada masalah anggaran dan nonteknis. 
Hal itu untuk memastikan agar anggaran yang telah dikucurkan KONI Lampung tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan cabor dengan sebaik-baiknya.

"Kedatangan kami untuk melihat pemanfaatan anggaran yang sudah dikucurkan ke cabor-cabor. Selain itu, kami juga ingin mengetahui kebutuhan cabor, baik dari sisi sarana maupun prasarana, dalam mendukung pengembangan prestasi atlet, dan kendala selama menjalani persiapan ini," katanya dalam keterangan tertulis Selasa, 17 November 2020.

Dia menambahkan monitoring yang dilakukan tidak menyangkut keseluruhan, tapi sesuai dengan bidangnya. "Jadi kami hanya memonitor terkait program dan anggaran, tidak sampai ke hal teknis. Dengan demikian, persiapan cabor berjalan sesuai dengan program yang mereka susun," ujarnya.  

Agus mengakui belum seluruh cabor yang dipersiapkan menuju PON XX didatangani. Namun, dia berjanji akan mendatangi seluruh cabor yang sedang mempersiapkan diri untuk menyemangiti atlet beserta pelatih untuk berlatih dengan sungguh-sungguh. 

"Monitoring yang kami lakukan baru ke beberapa cabor saja, seperti angkat besi, angkat berat, senam, renang, dan biliar. Namun, program kami akan mendatangi semua cabor yang sedang mempersiapkan diri menuju PON," katanya.

Dia menjelaskan kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan kalau anggaran terdistribusikan kepada semua cabor yang sedang melakukan TC. "Kami ingin anggaran yang dikucurkan kepada setiap cabor dapat memenuhi kebutuhan atlet dan pelatih serta peralatan dalam mendukung latihan," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar