#pendidikanprofesiguru#tunjanganprofesiguru#guruprajabatan

Biaya Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Mandiri

( kata)
Biaya Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Mandiri
Seorang guru sedang mengajar di muka kelas.MI/Panca Syurkani

Jakarta (Lampost.co): Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Mandiri akan dibuka November 2019. Selain seleksi ketat, ada pula biaya-biaya yang harus dikeluarkan calon peserta jika kelak dinyatakan lolos.

Direktur Pembelajaran, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaa (Belmawa), Kemenristekdikti, Paristiyanti Nurwardani, mengatakan, biaya PPG pada dasarnya mengacu pada mekanisme pembiayaan yang berlaku di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) masing-masing.

"PPG kan pascasarjana, jadi biaya mengacu pada mekanisme masing-masing. Kami bersama rektor LPTK seluruh Indonesia bersepakat membuat range biaya mulai Rp7,5 juta-Rp9,5 juta per semester. Agar tidak terlalu mahal," kata Paristiyanti di Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2019.

Paristiyanti mengatakan, sejauh ini belum ada kebijakan mengenai subsidi PPG Prajabatan. Prajabatan berbeda dengan PPG dalam jabatan. Peserta Prajabatan umum.

"Kami mencari orang yang memang panggilan jiwanya menjadi guru untuk mengeluarkan uang atau berbayar dengan biaya mandiri," terang Paristiyanti.

Seleksi PPG Prajabatan Mandiri akan digelar secara nasional pada November 2019. Kuota angkatan pertama mencapai 12.000 orang. PPG Prajabatan Mandiri terbuka untuk lulusan sarjana pendidikan maupun nonpendidikan.

Sertifikat profesi guru selama ini cukup penting karena menjadi syarat utama bagi guru untuk mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang besarannya satu kali gaji pokok untuk guru PNS, sedangkan untuk guru swasta sebesar minimal Rp1,5 juta per bulan.

Seleksi Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Mandiri Dibuka November

medcom.id

Berita Terkait

Komentar