#BI#penukaranuang

BI Lampung buka layanan Penukaran Uang diatas KMP Portlink 

( kata)
BI Lampung buka layanan Penukaran Uang diatas KMP Portlink 
Lampost.co/ Aan Kridolaksono

KALIANDA (Lampost.co)-- Untuk menjamin ketersediaan dan kecukupan uang kartal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1440 H/2019, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung  membuka kas keliling di titik-titik keramaian. 
 
Diantarannya di dalam KMP Port Link yang berlayar dari dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (28/5/2019). 
 
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan mengatakan BI Lampung memperluas cakupan dengan membuka penukaran uang di atas kapal Port Link melalui Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak yang baru kali pertama dilaksanakan di Provinsi Lampung. 
 
Secara nasional Bank Indonesia menyiapkan layanan penukaran uang di 2.900 titik diseluruh Indonsia, termasuk di daerah terdepan, terluar dan terpencil. 
 
"Kegiatan ini merupakan  upaya Bank Indonesia bersama perbankan daerah di Lampung untuk memastikan masyarakat mendapat pecahan uang Rupiah dengan nominal yang sesuai dengan kebutuhan dan dalam kualitas yang terjaga dan layak edar," kata Budiharto di KMP Port Link lintas Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni-Merak, Selasa (28/5/2019). 
 
Mengusung tema "Rupiah Untuk Negeri: Titik Sinergi Bank Indonesia dan Perbankan Melayani Negeri”, ujar Budiharto, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung bersama perbankan daerah sejatinya melaksanakan kegiatan penukaran uang rupiah dimulai sejak Senin-Rabu (27-29/5/2019 di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Provinsi Lampung dan Pelabuhan Bakauheni. Kemudian pada Rabu (29//2019) dilaksanakan di Bandara Radin Intan II Natar. 
 
"Penukaran di Pelabuhan Bakauheni, terdapat 4 perbankan yang berpartisipasi membuka loket penukaran. Yaitu Bank Lampung, Bank Mandiri, BRI dan BNI," imbuhnya. 
 
"Kami berharap kegiatan kas keliling penukaran uang bersama ini  yang  berjalan optimal, tertib, dan aman serta dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat sehingga masyarakat dapat memperoleh uang pecahan kecil dengan mudah, praktis, dan aman," katanya. 
 

Aan Kridolaksono



Berita Terkait



Komentar