#BI#LampungBarat#PerkebunanKopi

BI FGD Rantai Nilai Perkebunan Kopi Lambar

( kata)
BI FGD Rantai Nilai Perkebunan Kopi Lambar
Bank Indonesia (BI) MI/Usman Iskandar.

LIWA (Lampost.co) -- Bank Indonesia bersama Dinas Perkebunan Lampung Barat menggelar Focus Disscocion Group (FGD) analisis efisiensi rantai nilai perkebunan kopi.

Untuk Lampung Barat, FGD itu akan dipusatkan di gedung AEKI Pekon Hanakau, Sukau, Lambar. FGD tersebut rencananya akan berlangsung Kamis, 3 Oktober 2019.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat Agustanto Basmar, Selasa, 1 Oktober 2019, menjelaskan FGD itu dilaksanakan sehubungan pelaksanaan riset analisis efisiensi rantai nilai perkebunan kopi di Provinsi Lampung.

Kegiatan FGD itu kata dia, dilaksanakan BI bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) dan pihaknya diminta menjadi pematerinya. Kegiatan ini dilaksanakan untuk kebutuhan pengumpulan data dan informasi terkait tema.

Adapun peserta yang akan mengikuti kegiatan itu adalah utusan kelompok tani, para penyuluh dan pedagang pengumpul, kopi.

Ia menuturkan, materi yang disampaikan yaitu kondisi sosial ekonomi petani kopi dan mata rantai perkebunan kopi yang mempengaruhi jalur distribusi kopi dari hulu ke hilir.

Kemudian cost setructure produksi dan distribusi kopi di Provinsi Lampung serta rantai nilai Perkebunan kopi berupa permasalahan dan rekomendasinya.

Eliyah



Berita Terkait



Komentar