#bankindonesia#ekbis

BI Buka Kembali Layanan Penukaran Uang Rusak

( kata)
BI Buka Kembali Layanan Penukaran Uang Rusak
Bank Indonesia. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Bank Indonesia (BI) membuka kembali layanan uang rupiah kepada masyarakat mulai 8 Oktober 2021 di Kantor Pusat dan 42 Kantor Perwakilan BI di seluruh Indonesia.

Adapun pembukaan kembali layanan uang rupiah tersebut adalah layanan penukaran uang rusak yang dibuka setiap Kamis pada pukul 08.00-11.30 WIB/WITA/WIT. Kemudian layanan penggantian uang yang dicabut dan ditarik dari peredaran yang dibuka setiap Kamis pada pukul 08.00-11.30 WIB/WITA/WIT.

Selanjutnya layanan klarifikasi uang rupiah yang diragukan keasliannya dan dibuka setiap Selasa dan Kamis pada pukul 08.00-11.30 WIB/WITA/WIT. Lalu layanan penjualan uang rupiah khusus (URK) uncut banknotes yang dibuka setiap Senin pada pukul 08.00-11.30 WIB/WITA/WIT.

Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Muhamad Nur mengatakan pembukaan ini sebagai upaya Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar di masyarakat, dengan mempertimbangkan kondisi kebijakan pemerintah terkini terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bagi wilayah di level 1-3.

"Untuk kegiatan layanan uang rupiah bagi masyarakat di wilayah Sumatra Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan belum dibuka, karena mempertimbangkan level PPKM di wilayah yang bersangkutan," ujar Nur dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis, 7 Oktober 2021.

Terkait kebijakan ini, Nur meminta masyarakat yang akan menggunakan layanan uang rupiah di Kantor Pusat BI wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan melakukan scanning barcode sebagai bukti melakukan vaksin minimal dosis pertama. Sementara di Kantor Perwakilan BI, dapat menunjukkan surat keterangan/sertifikat vaksinasi covid-19 minimal dosis pertama.

Bagi masyarakat yang karena kondisi tertentu tidak dapat melakukan vaksinasi, dapat menunjukkan surat keterangan negatif rapid test antigen dengan masa berlaku 1x24 jam atau surat keterangan negatif PCR dengan masa berlaku 2x24 jam.

"BI mengimbau masyarakat yang akan menggunakan layanan uang rupiah di seluruh kantor Bank Indonesia untuk tetap menjalankan protokol covid-19," tutup Nur.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar