#pemilu#bhabinkamtibmas#datawarga#beritalampung

Bhabinkamtibmas Diminta Kunjungi Warga dan Mendata

( kata)
Bhabinkamtibmas Diminta Kunjungi Warga dan Mendata
Kabarharkam, Komjenpol Moechgiyarto. (Foto:Lampost/Asul SM)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Bhabinkamtibmas jajaran Polsek di seluruh Polda Lampung diwajibkan melakukan kunjungan, secara dor to dor ke rumah warga, di seluruh Provinsi Lampung.

Kabarharkam Mabes Polri Komjenpol Moechgiyarto, mengatakan hal itu kepada Bhabinkamtibmas di jajaran Polda Lampung.
"Kita kumpulkan rekan-rekan Bhabinkamtibmas, untuk mengelola situasi, gangguan dan ancaman jelang Pilkada yang tinggal 1 bulan lagi," ujarnya di gedung Pasca Sarjana UBL, Jumat (15/3/2019).

Konsep dari kunjunga rumah ke rumah tersebut, semacam patroli dengan mendatangi warga melakukan pendataan para penduduk, serta memahami kondisi geografis, dan  kultur masyarakat. Hal ini sangat penting, guna deteksi dini dari potensi konflik. "Satu babinkamtibmas sehari 5 kepala keluarga," katanya.
Funginsya untuk memperbaiki data intelejen dasar. Ia memastikan bahwa data tersebut hanya digunakan untuk kepolisian, bukan untuk pihak lain.
"Kita bisa data siap saja, kerja dimana, siapa saja keluarganya," katanya.
Disinggung soal daerah rawan konflik, Ia tak memaparkan secara rinci, namun pada dasarnya setiap daerah memiliki potensk tersebut."Itu teknisnya Kapolda," katanya.

Sementara terkait penyelenggaraan, selama ini Polda Lampung telah membagi TPS ke dalam tiga zona, menjadi, zona rawan, kurang rawan, dan tidak rawan.  
Karoops Polda Lampung Kombespol Yosi Hariyoso mengatakan, setidaknya ada 26.265 TPS, dengan sekitar 7.000 personel polisi, atau 2/3 dari kekuatan penuh Polda Lampung dan jajaran Polres, hingga Polsek.

Pengamanan juga telah disiapkan dengan menerjunkan seluruh personel, fungsi Intelkam, reskrim, samapta, brimob dan lain-lain. Simulasi pengamanan TPS, dan Pilkada juga digulirkan di jajaran polda hingga polres.
"Kita terus berusaha mengurangi jumlah TPS yang kurang, saat ini diprediksi ada sektiar 100 TPS yang kategori rawan, jumlah ini masih terus kita coba susutkan, dan finalnya nanti H-3," kata Yosi.

Polda juga telah memilik metode dalam mengawasi tiga kategori TPS tersebut, yakni, 1 anggota akan menjaga 5 TPS kurang rawan 1 anggota menjaga 2 TPS, dan rawan  2 anggota akan menjaga 1 TPS.

Asrul Septian Malik

Berita Terkait

Komentar