#covid-19#viruskorona#viruscorona

Besok, Satu Warga Sidomulyo yang Reaktif akan Diambil Swab

( kata)
Besok, Satu Warga Sidomulyo yang Reaktif akan Diambil Swab
Ilustrasi. Medcom.id


Kalianda (Lampost.co) -- Satu warga Sidomulyo, Lampung Selatan, akan diambil swab untuk diperiksa polymerase chain reaction (PCR) karena berdasarkan hasil rapid test dinyatakan reaktif. Rapid test terhadap 151 warga Sidomulyo yang memiliki kontak erat dengan calon bupati Lamsel Antoni Imam dengan hasil 150 orang nonreaktif.

"Ya, rapid test dilakukan terhadap 151 orang warga SIdomulyo dengan hasil 150 orang nonreaktif dan ada satu orang. Untuk satu orang yang reaktif akan diambil swab untuk diperiksa PCR," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Lampung Selatan Jimmy Banggas Hutapea, Senin, 7 September 2020.

Kepala DInas Kesehatan Lamsel itu menambahkan pemeriksaan terhadap satu warga Sidomulyo itu rencananya dilakukan pada Selasa, 8 September 2020. "Rencana besok akan diambil swab terhadap warga Sidomulyo yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test," katanya.

Sebelumnya, diberitakan Lampost.co, 151 warga Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, menjalani rapid test massal di GSG Bethik Hati, kecamatan setempat, Senin, 7 September 2020. Pasalnya, berdasarkan tracing mereka pernah kontak langsung dengan bakal calon wakil bupati Lampung Selatan Antoni Imam, yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.   

Berita terkait: 151 Warga Sidomulyo Kontak Erat Antoni Jalani Rapid Test

Kepala Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Rocky Sihombing menjelaskan pelaksanaan rapid test massal dilakukan berdasarkan tracing terhadap warga yang kontak langsung dengan pasien positif dan dilakukan pihaknya dibantu Dinas Kesehatan Lampung Selatan. "Sejak pagi warga sudah lakukan rapid test," ujarnya. 

Setelah menjalani rapid test, kata Rocky, hasilnya akan disampaikan ke Satgas Penanganan Covid-19  Lampung Selatan untuk ditindaklanjuti.  "Apabila reaktif akan dilanjutkan dengan test swab," ujarnya. 

Camat Sidomulyo Rendy Eko Supriyanto meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti rapid test, jika dalam waktu sepekan terakhir ada kontak langsung dengan Antoni Imam.  "Masyarakat jangan panik, rapid test tidak dipungut biaya," ujarnya. 

Mantan Sekretaris Camat Tanjungbintang mengimbau masyarakat patuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan dengan sabun. "Ini merupakan pencegahan Covid-19," katanya. 

Sementara itu Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Lampung Selatan Kristi Endarwati menegaskan hasil rapid test akan disampaikan ke Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan. 

"Saya tidak bisa memberi tahu hasil rapid test, nanti biar juru bicara yang menyampaikan," kata dia. 

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar