#curanmor

Berusaha Kabur, Satu Pelaku Pencurian Tewas Ditembak

( kata)
Berusaha Kabur, Satu Pelaku Pencurian Tewas Ditembak
Tiga pelaku curanmor yang ditangkap Tim Resmob Polres Lampung Tengah, satu rekannya ditembak petugas karena berupaya melarikan diri. Dok.

Gunungsugih (Lampost.co) -- Satu dari empat pelaku pencurian harus meregang nyawa karena berusaha kabur saat akan ditangkap Satuan Reskrim Polres Lampung Tengah, Kamis sore, 13 Februari 2020. Pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan petugas sehingga diambil tindakan tegas dan terukur.

Kasat Reskrim Polres Lamteng yang memimpin langsung penangkapan, AKP Yuda Wira Negara mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma mengatakan keempat pelaku pencurian dibekuk di tempat yang berbeda. Diduga mereka terlibat curat kendaraan roda empat yang terjadi pada 12 Januari dan 5 Februari 2020.

Bermula dari adanya informasi yang diperoleh Tim Resmob dilakukan penyelidikan beberapa hari terkait keberadaan ketiga pelaku di Rumah Makan Andalas, Bandarjaya Timur. Sekitar pukul 12.00 Wib, Tim Resmob Polres Lamteng bergerak menuju Rumah Makan Andalas untuk menangkap para pelaku.

Setelah melakukan pengintaian selanjutnya ketiga pelaku diringkus tanpa perlawanan. Dari hasil interogasi ketiga pelaku, ST alias Gedung, MZ, dan AG diperoleh keterangan ada satu pelaku lain dalam kelompok mereka yang terlibat aksi-aksi pencurian kendaraan bermotor, yakni AS alias Andi alias AN yang bertempat tinggal di Bandarjaya Barat.

Selanjutnya, Tim Resmob bergerak menangkap AS di rumahnya dan membawanya untuk melakukan pengembangan terhadap kasus-kasus pencurian kendaraan bermotor lainnya. Saat menuju TKP pencurian, Kampung Komering Putih, pelaku mengelabui petugas.

"Pelaku mengarahkan agar perjalanan menuju ke Kampung Komering Putih melewati jalan lingkar barat, Seputihjaya. Di tengah perjalanan, pelaku AS meminta berhenti dan menunjukkan sebuah lokasi yang diakuinya salah satu TKP pencurian kendaraan roda empat yang pernah dilakukan," ujarnya, Jumat, 14 Februari 2020.

Ternyata, itu hanyalah taktik pelaku untuk mengelabui petugas. Ketika Tim Resmob turun dan melakukan peninjauan TKP bersama-sama pelaku, kesempatan itu digunakan AS untuk melarikan diri. Pelaku berlari ke arah mobil lalu mengambil alih kemudi dan berusaha kabur dari lokasi.

Tim kemudian memberikan tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan pelaku yang terus berupaya kabur dan hampir menabrak anggota.

“Akhirnya Tim Resmob melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku. Pelaku terkena tembakan petugas,” katanya.

Setelah dipastikan dapat dilumpuhkan, pelaku yang dalam keadaan tertembak akhirnya dibawa petugas ke Rumah Sakit Harapan Bunda untuk mendapatkan pertolongan medis. "Menurut informasi yang didapat dari rumah sakit, pelaku tidak tertolong lagi karena kehabisan darah dan dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.

Keempat pelaku sering terlibat kasus pencurian dengan kekerasan di beberapa lokasi, antara lain di Tulangbawang. Bahkan, satu pelaku di antaranya adalah residivis kasus pembunuhan. Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar