#covid-19#viruskorona#viruscorona

Bertambah 4 Orang, Total Jumlah Covid-19 di Lamsel 72 Kasus

( kata)
Bertambah 4 Orang, Total Jumlah Covid-19 di Lamsel 72 Kasus
Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan Jimmy Banggas Hutapea.Dok Lampost.co

Kalianda (Lampost.co) -- Pasien konfirmasi positif Covid-19 di Lampung Selatan kembali bertambah dengan adanya empat kasus baru pada Selasa, 29 Oktober 2020. Penambahan empat kasus baru itu membuat total pasien Covid-19 menjadi 72 orang. 

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan Jimmy Banggas Hutapea menyatakan pada Selasa, 29 September 2020, terdapat penambahan empat kasus baru konfirmasi positif Covid-19. Penambahan empat kasus baru ini terdiri dari pasien nomor 69 dan pasien nomor 70 seorang laki-laki dari Kecamatan Natar yang merupakan hasil tracing kasus di Bandar Lampung yang terkonfirmasi Covid-19 pada 28 September 2020.

"Kondisi keduanya tidak bergejala dan sedang menjalankan isolasi mandiri," ujar Jimmy, Selasa malam, 29 September 2020.

Dia menjelaskan untuk pasien nomor 71 seorang perempuan berusia 45 tahun dari Kecamatan Natar merupakan kasus baru karena ada riwayat perjalanan luar daerah, yakni dari Jakarta. Tiba di Lampung Selatan pada 17 September 2020 yang bersangkutan tidak mengeluh adanya gejala.

Kemudian, pada 17-24 September 2020 yang bersangkutan datang ke salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Lampung Selatan untuk melaksanakan rapid test dan hasilnya reaktif. Selanjutnya, pada 25 September 2020 melaksanakan pemeriksaan swab pertama dan pada 28 September 2020 dinyatakan positif Covid-19. 

"Kini kondisi pasien nomor 71 tidak bergejala dan tengah menjalani isolasi mandiri," ujarnya.

Berita terkait: Angka Covid-19 di Lambar Bertambah Jadi 28 Kasus 

Dia menambahkan untuk pasien nomor 72 seorang perempuan berusia 18 tahun berdomisili di wilayah Kecamatan Jatiagung merupakan kasus baru karena ada riwayat perjalanan dari luar daerah persisnya dari Medan, Sumatera Utara. Tiba di Lampung Selatan pada 2 September 2020 dan yang bersangkutan tidak ada gejala dan melaksanakan rapid test mandiri di salah satu rumah sakit swasta di wilayah Lamsel dengan hasil reaktif.

Pada 2-15 September 2020 yang bersangkutan melaksanakan isolasi mandiri di rumah. Lalu, pada 15 September 2020 yang bersangkutan datang kembali ke rumah sakit swasta di Lampung Selatan untuk rapid test kembali dan hasilnya tetap reaktif.

"Selanjutnya, pada 21 September 2020 yang bersangkutan mulai mengalami batuk dan demam dan pada 24 September 2020 merasakan sesak. Lalu, pergi berobat dan akhirnya dirawat di ruang isolasi di rumah sakit swasta di wilayah Lamsel karena hasil pemeriksaan swab positif Covid-19. Saat ini kondisinya tidak bergejala dan tengah menjalankan isolasi di rumah sakit swasta tersebut," kata Kepala Dinas Kesehatan Lamsel itu.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar