#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritawaykanan

Bertambah 11, Pasien Covid-19 di Way Kanan Menjadi 23 Orang

( kata)
Bertambah 11, Pasien Covid-19 di Way Kanan Menjadi 23 Orang
Ilustrasi - Pixabay


Way Kanan (Lampost.co): Jumlah warga di Kabupaten Way Kanan yang terpapar covid-19 bertambah 11 orang, Jumat, 27 November 2020. Dari tambahan tersebut, jumlah total warga Way Kanan yang terkonfirmasi positif covid-19 menjadi 23 orang.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Way Kanan, Anang Risgiyanto, yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan, membenarkan ada penambahan 11 kasus terpapar virus covid-19 di Kabupaten Way Kanan.

Dia menjelaskan dua pasien yakni berinisial SP (47), berjenis kelamin perempuan dan Tf (45), seorang laki-laki merupakan warga Way Tuba, Way Kanan. SP (P44) dan Tf (P45) merupakan kontak erat dengan pasien konfirmasi covid-19 AI (P38).

Baca juga: Lampung Kembali Catat Kasus Harian Tertinggi Covid-19

Selanjutnya pasien DJS (P46) laki-laki, DIM (P47) perempuan, FK (P48) laki-laki, CPS (P49) perempuan, dan AY (P50) laki-laki merupakan warga Blambangan Umpu, Way Kanan. Selanjutnya MMF (P51) perempuan warga Baradatu, Way Kanan.

DIM (P47), FK (P48), CPS (P49), AY (P50), dan MMF (P51) merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi covid-19 DJS (P46).

Selanjutnya pasien RD (P52) perempuan, warga Negeri Agung, Way Kanan. RD sebelumnnya mengadakan resepsi pernikahan di rumahnya, dan ada kontak dengan tamu undangan dari Kabupaten Pesawaran. Tanggal 11 November 2020, RD (P52) mengeluh demam, hilang rasa indera penciuman, hilang rasa indera pengecapan lalu berobat ke bidan desa setempat. Selanjutnya pada 17 November 2020, kondisi kesehatan RD (P52) masih belum membaik, sehingga disarankan untuk ke RS ZAPA, dan dilakukan pemeriksaan rapid test covid-19 dengan hasil reaktif.

Selanjutnya pasien Nu (P53) perempuan, warga Negeri Besar, Way Kanan. Lalu pasien ZP (P54) laki-laki warga Blambangan Umpu, Way Kanan, mempunyai riwayat perjalanan ke Bandar Lampung dan mempunyai riwayat menunggu istrinya di RS Pemerintah di Bandar Lampung selama kurang lebih 5 hari.

Pada 20 dan 21 November 2020, ZP (P54) mengeluh batuk, mual, muntah, nafsu makan berkurang, badan pegal-pegal, dan dilakukan pemeriksaan rapid test covid-19 dengan hasil reaktif dan dilanjutkan dengan pemeriksaan RT PCR swab pertama dan kedua. Pada 27 November 2020, dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pemeriksaan PCR Swab RD (P52) dengan hasil konfirmasi positif covid-19.

"Marilah perketat protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak atau physical distancing dan PHBS dengan CTPS serta jaga stamina tubuh masing-masing dengan menerapkan Germas. Kita semua berdoa semoga semuanya akan sehat-sehat saja," harap Anang.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar