#Yaman

Berpose Tanpa Jilbab, Supermodel Yaman Diculik Pemberontak

( kata)
Berpose Tanpa Jilbab, Supermodel Yaman Diculik Pemberontak
Entesar el-Hammadi diculik oleh pemberontak Houthi di Yaman. Foto: Arab News


Al-Mukalla (Lampost.co) -- Pemberontak Houthi di Yaman menculik Entesar Al-Hammadi, seorang model dan aktris populer di negeri itu. Selain Entesar Al-Hammadi, dua fashionista lainnya di ibu kota Sanaa juga turut diculik.

Penculikan itu adalah yang terbaru dari serangkaian serangan pemberontak terhadap para pembangkang dan wanita liberal di daerah-daerah di bawah kendali Houthi. Insiden itu menimbulkan kemarahan di dalam dan luar negeri, ketika kelompok hak asasi manusia dan aktivis menyerukan pembebasan Al-Hammadi.

Al-Hammadi lahir dari ayah Yaman dan ibu Ethiopia, dan mengejar ambisinya untuk menjadi supermodel meski tumbuh di negara konservatif. Ketika dia masih kecil, Al-Hammadi mengenakan pakaian ibunya di sekitar rumah dan meniru model terkenal yang dia tonton di TV.

Pada sebuah wawancara bersama Balqees TV tahun lalu, Al-Hammadi mengatakan kepada orangtuanya: “Impian saya menjadi model bak seperti kue di langit. Itu adalah impian saya dan saya akan terus mengejarnya.”

Tinggal di Sanaa, Al-Hammadi, yang berencana untuk mendaftar di perguruan tinggi tahun depan, menemukan ketenaran ketika seorang teman, yang merupakan seorang fotografer profesional, menerbitkan fotonya di media sosial dengan mengenakan pakaian tradisional Yaman, semuanya dengan hijab.

Pujian yang diterima gambar-gambar itu mendorongnya berpose tanpa hijab yang kemudian menuai kritik dari pengamat konservatif.

“Saya tidak peduli tentang apa pun, karena saya menyukai profesi ini,” katanya kepada pewawancara Balqees TV ketika ditanya tentang kritik tersebut, seperti dilansir Arab News, Selasa 13 April 2021.

Sejak itu dia terus menjadi model, dan juga tampil dalam dua serial drama di TV lokal. Al-Hammadi juga berbicara tentang pengalamannya tentang rasisme karena kulitnya yang gelap, tetapi telah menyuarakan ambisinya untuk memajukan karirnya, dan menjadi model di catwalk internasional.

“Akan sangat bagus jika saya diberi kesempatan di luar Yaman,” ucapnya dalam wawancara bersama Balqees TV itu.

Hingga saat ini belum diketahui keberadaan perempuan itu. Pihak Houthi juga belum bersuara mengenai penculikan ini.
 

Winarko







Berita Terkait



Komentar