#pemerkosaan#rudapaksa

Berniat Jual Ponsel, ABG di Natar Diperkosa Keponakan dan Paman

( kata)
Berniat Jual Ponsel, ABG di Natar Diperkosa Keponakan dan Paman
DC yang bersama pamannya memerkosa anak di bawah umur di Natar.Dok.

Kalianda (Lampost.co) -- DC (16), warga Desa Negararatu, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, diciduk polisi, Rabu, 8 Juli 2020, sekitar pukul 22.00, karena memerkosa anak di bawah umur. Perbuatan tersangkan dilakukan bersama pamannya yang kini buron.

Kejadian rudakpaksa yang dialami korban AA (16) bermula pada saat menawarkan penjualan ponsel miliknya melalui media sosial Facebook. Tidak lama berselang, pelaku yang tidak dikenal korban berminat membeli dan janjian bertemu cash of delivery (COD) di Chandra Supermarket, Desa Merakbatin, kecamatan setempat, Senin, 6 Juli 2020, sekitar pukul 17.00.

Setelah bertemu di tempat yang dijanjikan, pelaku mengajak korban ke rumahnya dengan alasan ada rekannya yang berminat membeli ponsel tersebut. "Tanpa curiga, korban dibonceng pelaku menuju kediamannya," kata Kasubag Humas Polres Lampung Selatan, AKP Budi Purnomo, Kamis, 9 Juli 2020.

Setibanya di kediamannya, pelaku mengajak korban ke kebun belakang dengan alasan mengambil uang untuk membayar ponsel.

"Korban diajak ke kebun dengan alasan mengambil uang," kata dia.

Pada saat di kebun, sudah menunggu rekan pelaku yakni JA (DPO) yang merupakan paman kandung pelaku dan keduanya melampiaskan nafsu bejatnya dengan memerkosa korban hingga dini hari. "Di kebun itu korban digilir kedua pelaku," ujarnya.

Mantan Kapolsek Palas itu menjelaskan setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku mengantarkan korban ke Pasar Natar dan ia menangis meminta tolong warga sekitar. "Warga yang mengantar ke Mapolsek Natar," ujarnya.

Berdasarkan keterangan korban, jajaran Polsek Natar langsung melakukan penyelidikan dan mengungkap identitas pelaku.

"Tim Tekab 308 langsung membekuk pelaku di kediamannya, Perumnas Tanjung Baru, Desa Negararatu," ujarnya.

Saat diinterograsi pelaku mengakui sudah merudapaksa korban bersama paman kandung di kebun tidak jauh dari kediamannya.

"Sayangnya pada saat dilakukan penangkapan paman pelaku melarikan diri," kata dia.

Pelaku berikut barang bukti baju gamis warna pink hitam, celana dalam anak warna hitam, celana training warna hijau, jilbab panjang warna abu-abu, BH warna merah muda, ponsel Xiaomi, dan sepeda motor Mio sudah diamankan di Mapolsek Natar. "Sudah diamankan dan dalam pemeriksaan penyidikan," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar