#korupsi#bpbd

Kasus Penggelapan Kas BPBD Bandar Lampung Dilimpahkan ke JPU

( kata)
Kasus Penggelapan Kas BPBD Bandar Lampung Dilimpahkan ke JPU
Proses pelimpahan berkas tahap I perkara penggelapan kas dan gaji honorer BPBD Bandar Lampun. Dok Kejari Bandar Lampung.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung melimpahkan berkas tahap I perkara penggelapan kas dan gaji honorer BPBD Bandar Lampung ke jaksa penuntut umum (JPU). Dalam kasus ini eks Bendahara BPBD Bandar Lampung, Krissanti ditetapkan sebagai tersangka.

"Sudah, berkas tahap I ke Jaksa Peneliti," ujar Kasi Intel Kejari Bandar Lampung Erik Yudhistira, Senin, 20 September 2021.

Baca juga: Eks Bendahara BPBD Kota Diduga Rugikan Negara Rp332 Juta

Saat ini, penyidik masih menunggu hasil dari JPU, apakah berkas dinyatakan lengkap atau harus ada yang dilengkapi, baik syarat formil ataupun materil.

"Tunggu teliti," katanya.

Dalam kasus ini, sebanyak 14 orang telah dimintai keterangan sebagai saksi. Penyidik menggaet tim dari Inspektorat Kota Bandar Lampung sebagai ahli untuk penghitungan kerugian negara, tidak menggunakan BPKP Lampung atau BPK RI.

"Auditnya Inspektorat Bandar Lampung," ujarnya.

Sebelumnya Kejari Bandar Lampung telah menahan Krissanti. Dari hasil perhitungan kerugian negara oleh Penyidik Pidsus Kejari Bandar Lampung kerugian negara dari perbuatan pelaku mencapai Rp332 juta.

Winarko







Berita Terkait



Komentar