#penganiayaan#hukum

Berkas Sopir Truk Penganiaya Ayah dan Anak Dilimpahkan ke Kejari Tanggamus

( kata)
Berkas Sopir Truk Penganiaya Ayah dan Anak Dilimpahkan ke Kejari Tanggamus
Tersangka kasus penganiayaan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tanggamus Cabang Talangpadang.Dok.

Kotaagung (Lampost.co) -- Polsek Pugung melimpahkan berkas sopir truk pelaku penganiayaan di jalan Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung, Tanggamus, yang terjadi pada Jumat, 6 Maret 2020, ke Kejaksaan Negeri Tanggamus Cabang Talangpadang, Rabu, 29 Juli 2020. Pelimpahan tersangka Yusuf (21) dilakukan dalam dua tahap berikut barang bukti. 

Pelimpahan ini berdasarkan Surat dari Kejari Tanggamus No: B-417 /L.8.19.8/Eoh.2/07/2020, tanggal 28 Juli 2020, perihal pemberitahuan hasil penyidikan tersangka telah lengkap atau P21.

Tersangka yang merupakan warga Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, ditangkap atas persangkaan penganiayaan terhadap korban Ridwansyah (35) dan Kardini (82), warga Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung.

"Kami juga mengamankan barang bukti berupa satu buah palu dengan gagang terbuat dari kayu berukuran panjang 20 cm milik tersangka," ujar Kapolsek Pugung Ipda Okta Devi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.
Tersangka diciduk tanpa perlawanan ketika berada di kediamannya pada Selasa, 2 Juni 2020, sekitar pukul 01.30 WIB.

Menurut korban Ridwansyah, kejadian ini bermula saat tersangka melalui TKP mengendarai truk. Tersangka ditegur oleh Ridwansyah pada saat melintasi gorong-gorong di jalan gang dekat rumah korban.

Korban berkata kepada tersangka agar truk jangan melewati jalan gang karena gorong-gorong tersebut sudah rusak. Seolah tidak menghiraukan perkataan korban, tersangka melanjutkan perjalanan. 

Namun, selang 5 menit kemudian tersangka kembali dengan menenteng sebuah palu dalam genggamannya. Kemudian di antara keduanya terjadi cekcok mulut hingga akhirnya tersangka memukul kepala korban dengan gagang palu satu kali. 
Lalu Kardini, orang tua korban, datang berupaya untuk melerai pertengkaran. Kedatangan Kardini malah membuat tersangka kembali memanas dan memukul kepalanya satu kali.

Belum puas, tersangka kembali memukul Ridwansyah dua kali. Akibatnya, Ridwandyah mengalami luka robek di kepala kiri dan Kardini mengalami luka robek di kepala kiri atas. 
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 351 KUHPindana dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar