#kotabandarlampung#beritalampung#beritaterkini

Berkas Lengkap, Peneror Iseng Transmart Siap Disidangkan

( kata)
Berkas Lengkap, Peneror Iseng Transmart Siap Disidangkan
Ilustrasi. (Dok. makassar.terkini.id)

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Masih ingat dengan Bintang Andromeda (25), warga Desa Banyu, Pringsewu. Pemuda tersebut merupakan orang yang sempat meneror Transmart Lampung dengan menaruh benda yang mirip bom, Selasa (15/5/2018) lalu dengan alasan iseng.

Pemuda yang pernah bekerja di lembaga pembiayaan tersebut akan segera menjalani sidang. Sebelumnya Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Lampung telah menaikan status Bintang menjadi tersangka. Penangkapan tersebut berdasarkan laporan nomor LP/B-781/V/2018/LPG/SPKT 16 Mei 2018.

Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Bobby Marpaung mengatakan, berkas perkara Bobby dinyatakan lengkap, dan dilakukan pelimpahan tahap II, yakni tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. "Ia berkas sudah P21, dan sudah kita limpahkan ke Kejati hari ini," ujarnya kepada lampost.co, Rabu (15/8/2018).

Bobby menjelaskan, Bintang disangkakan dengan pasal 10 junto pasal 6 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang RI Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Pada pasal tersebut disebutkan, Setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas atau menimbulkan korban yang bersifat massal, dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda orang lain, atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis atau lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional, dipidana dengan pidana mati atau penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun.

"Dari pemeriksaan kita, dia tidak terlibat dengan jaringan JAD, cuma iseng," kata dia.

Sementara, Kasi Penkum Kejati Lampung Ari Wibowo mengatakan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan tahap II terkait hal tersebut.  "Bintang akan ditahan sejak Rabu (15/8/2018) hingga Senin (3/9/2018) mendatang, sambil menunggu jadwal sidang di PN Tanjungkarang. Sementara ditahan di Rutan Way Huwi," katanya.

Barang bukti yang dilimpahkan selain tersangka yakni beberapa potongan kabel warna hitam, 6 buah paku, 1 buah botol minuman dan 1 buah kotak yang dibungkus dengan dilakban warna coklat.

 

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar