#feeproyek#korupsi#ott#kpk

Berkas Dua Penyuap Bupati Lampura Dilimpahkan ke Pengadilan

( kata)
Berkas Dua Penyuap Bupati Lampura Dilimpahkan ke Pengadilan
Jaksa Penuntut Umum KPK Taufiq Ibnugroho saat akan melimpahkan berkas dua penyuap kasus fee proyek Lampura ke Pengadilan Tipikor, Kamis, 12 Desember 2019. Lampost.co/Ahmad Amri

Bandar Lampung (Lampost.co): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan dua berkas penyuap mantan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang, Kamis, 12 Desember 2019.

Jaksa Penuntut Umum KPK Taufiq Ibnugroho menyerahkan dua berkas penyuap atas nama Chandra Safari dan Hendra Wijaya. Sementara dua tersangka penyuap dibawa ke Rumah Tahanan Kelas 1, Bandar Lampung.

Taufiq mengatakan tersangka Chandra Safari dijerat Pasal 5 Ayat 1 huruf B No. 13, sedangkan tersangka Hendra Wijaya dikenakan Pasal 5 Ayat 1 huruf a. "Kedua tersangka ini merupakan rekanan atau pengusaha yang mendapatkan proyek. Tersangka Chandra Safari pengusaha konsultan perencanaan, sementara Hendra Wijaya konsultan fisik," ujarnya.

Sementara itu, kata Taufiq, berkas kasus suap fee proyek mantan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara direncanakan akan dilimpahkan pada Januari 2020. "Kemungkinan Januari atau Februari," ujarnya.

Dalam pelimpahan berkas itu, pihak KPK membagi dalam dua waktu yang berbeda. Saat ini tim JPU KPK masih berfokus untuk melimpahkan berkas perkara dua penyuap.
"Ini kita bagi dua, pemberi dan penerima. Ini rombongannya pelimpahannya yang memberi dulu, kalau untuk penerima tahun depan," kata dia.

Ia mengatakan tahun depan KPK juga akan melimpahkan berkas perkara beberapa tersangka lain dalam kasus itu. "Itu ada Raden Syahril (orang kepercayaan Bupati), Syahbuddin (Kadis PUPR), Wan Hendri (Kadis Perdagangan)," ujarnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar