#perjudian#kriminal#operasicempaka

Berjudi, Empat Warga Way Kanan Diamakan Polisi

( kata)
Berjudi, Empat Warga Way Kanan Diamakan Polisi
Sejumlah barang bukti kasus perjudian yang diungkap jajaran Polsek Way Kanan. Foto: Dok

Way Kanan (Lampost.co): Empat pelaku perjudian dibekuk petugas Polres Way Kanan dalam giat Operasi Cempaka Krakatau 2020 di lokasi yang berbeda.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasatreskrim AKP Devi Sujana mengatakan bahwa Polres Way Kanan mengungkap kasus perjudian dihari kesepuluh berlansungnya operasi cempaka yang akan berakhir pada 24 Februari 2020 pukul 00.00 WIB nanti malam.

"Dua pelaku perjudian jenis kartu inisial DR (47) warga Dusun Sidodadi, Kampung Argomulyo, Kecamatan Banjit, dan DS (37) warga Kelurahan Pasar Banjit, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, berhasil diamankan," kata dia, Senin 24 Februari 2020.

Dia mengatakan kejadian berawal pada Sabtu 22 Februari 2020 sekitar pukul 16.00 WIB, anggota Satreskrim Polres Way Kanan mendapatkan informasi bahwa sedang ada kegiatan perjudian jenis kartu di Dusun Sidodadi, Kampung Argomulyo, Kecamatan Banjit, Kabuapten Way Kanan.

Petugas yang mendapatkan informasi bersama anggota Polsek Banjit melakukan penyelidikan untuk mengecek kebenarannya.

"Hasilnya, benar setiba di lokasi ada kegiatan perjudian jenis kartu remi, sehingga dilakukan penggerbekan oleh petugas gabungan. Namun karena mengetahui kehadiran anggota, para pemain berhamburan melarikan diri dan hanya tersisa dua orang laki-laki berinsial  DR dan DS," kata dia.

Selanjutnya DR dan DS dibawa ke Polres Way Kanan berikut barang bukti tiga set kartu remi, uang tunai Rp90 ribu dengan pecahan puluhan ribu dan dua unit ponsel turut diamankan.

Ditempat terpisah, Polsek Negarabatin pada Jumat, 21 Februari 2020 sekitar pukul 23.00 WIB, kembali mengungkap perjudian jenis koprok di Umbul Isa Register 44 HTI Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Dengan mengamankan satu pelaku diduga selaku bandar yang mengguncang perjudian jenis koprok berinsial GD (50) warga Bukaan Isa Register 44 HTI Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, berikut barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp372 ribu, satu set alat perjudian koprok, satu buah aki, dan lampu.

Sedangkan pada Minggu, 23 Februari 2020 sekitar pukul 01. 00 WIB Polsek Gunung Labuhan juga mengungkap tindak pidana perjudian jenis dadu sintir yang terjadi di Kampung Bengkulu, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan.

Kemudian petugas mengamankan satu pelaku diduga selaku bandar yang mengguncang perjudian jenis koprok insial JA (45) warga Desa Gedung Makrifat, Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, berikut barang bukti berupa uang tunai Rp340 ribu dan seperangkat alat judi dadu sintir serta satu buah aki sekaligus bola lampu.

"Keempat pelaku yang ditangkap saat ini akan dikenakan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman pidana selama-lamanya penjara 10 tahun," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar