#duelmaut#beritalamsel#kriminal

Berduel, Pemuda di Katibung Tewas Ditikam

( kata)
Berduel, Pemuda di Katibung Tewas Ditikam
Kerluarga korban di ruang HCU RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. Foto:Dok


Kalianda (Lampost.co): Duel menggunakan senjata tajam, pemuda di Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, tewas meregang nyawa, Minggu, 20 Januari 2020, sekitar pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co kedua pemuda yang terlibat adu duel yakni Agung Wahyu Maulana, 19, warga Desa Pardasuka dan Gilang Sadam Saputra, 17, warga Desa Tarahan, Kecamatan Katibung. 

Kejadian pertikaian yang diawali cekcok mulut itu bermula saat keduanya tanpa sengaja bertemu atau papasan di jalan Desa Pardasuka, Sabtu, 19 Januari 2020, sekitar pukul 18:00 WIB. 

Setelah cecok mulut dan saling tantang untuk berkelahi, keduanya pulang ke rumah masing-masing. Sekitar satu jam kemudian, keduanya kembali bertemu di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Dusun Sukabanjar, Desa Tarahan. 

Cekcok mulut kembali terjadi dan akhirnya keduanya berkelahi atau duel. Saat berkelahi, tersangka Gilang Sadam Saputra mengeluarkan pisau dan menusuk perut korban Agung Wahyu Maulana. Korban langsung terjatuh dan tersangka melarikan diri. 

Korban dilarikan ke Rumah Sakti Abdul Moeloek Bandar Lampung untuk menjalani perawatan intensif. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan menghembuskan nafasnya yang terakhir di rumah sakit, Minggu 20 Januari 2020, sekitar pukul 03:00 dini hari. 

Beredar kabar perkelahian berujung maut yang dilakukan kedua pemuda itu dilatar belakangi dendam lama. Sebelumnya, kedua pemuda tersebut sudah pernah berkelahi dan didamaikan oleh pihak desa setempat. 

Kapolsek Katibung Iptu Wido Arifiya Zaen membenarkan peristiwa kejadian duel yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. 
"Korban meninggal dunia saat menjalankan perawatan di HCU RS Abdul Moeloek," ujarnya. 

Sedangkan tersangka yang melakukan penusukan terhadap korban sudah diamankan ke Mapolres Lampung Selatan. 
"Tersangka sudah kami amankan ke Mapolres Lamsel," ujarnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar