#asusila#pencabulan#beritalampung#persidangan

Berbuat Asusila, Seorang Kakek Didakwa Pasal Perlindungan Anak

( kata)
Berbuat Asusila, Seorang Kakek Didakwa Pasal Perlindungan Anak
Terdakwa kasus asusila saat akan menjalani sidang di PN Tanjungkarang, Selasa, 15 Oktober 2019. Lampost.co/Ahmad Amri

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Terdakwa Hasanuddin (71) warga Jalan Ikan Sebelah, Kelurahan Pesawahan, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung didakwa Pasal Perlindungan Anak di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Bandar Lampung, Selasa, 15 Oktober 2019.

Terdakwa didakwa Jaksa Penuntut Umun, Vita Hestiningrum dengan Pasal 76 jo Pasal 81 Ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Sidang yang dipimpin Ketua Mejlis Hakim, Jhoni Butar Butar dengan agenda pembacaan dakwaan Jaksa Vita Hestiningrum berlangsung tertutup, sementara keluarga korban terlihat ramai di luar ruangan sidang.

"Terdakwa didakwa Pasal 76 jo Pasal 81 Ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 ten tang perlindungan anak," kata Vita Hestinongrum, dalam membacakan dakwaanya. 

Dia menjelaskan, pencabulan terhadap empat orang korban, terjadi pada 3 Juli 2019, saat para korban bermain di lapangan tidak jauh dari rumah terdakwa. "Terdakwa memanggil korban dan bermain. Terdakwa duduk disebelah kanan korban, lalu terdakwa melakukan pencabulan terhadap korban pada kemaluannya karena korban berteriak kesakitan, lalu terdakwa membekab mulut korban," jelasnya. 

Lebih lanjut terdakwa menarik tangan korban, dan terdakwa memberikan uang kepada korban yang hendak pergi sebesar Rp2.000, sembari meminta kepada korban agar untuk tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang tua.

"Pada 4 Juli 2019 salah satu orang tua dari saksi (korban), menyisir rambut anaknya dan saksi menceritakan kejadian tidak senonoh itu kepada orang tuanya. Atas hal tersebut orang tua saksi melapor kepada polisi," ujar Jaksa.

Sebagai barang bukti, orang tua saksi melakukan visum ke RSUDAM dengan hasil visum terhadap korban, berdasarkan pemeriksaan terdapat luka lecet dan liang kemaluan korban telah dilewati jari.

Ahmad Amri

Berita Terkait

Komentar