#Kriminal#penggelapan

Beraksi Belasan Kali, Pelaku Penggelapan Motor di Padangratu Dibekuk

( kata)
Beraksi Belasan Kali, Pelaku Penggelapan Motor di Padangratu Dibekuk
Pelaku penggelapan, Hs alias Helmi yang dibekuk Polsek Padangratu tadi malam di rumahnya. Pelaku jadi buruan polisi sejak Oktober tahun lalu. Dok Polres Lamteng


Gunungsugih (Lampost.co) -- Jajaran Polsek Padangratu membekuk Hs alias Helmi (33) pada Senin, 1 Februari 2021, malam. Hs telah diintai karena diduga menggelapkan sepeda motor milik temannya. Pengakuan pelaku kepada polisi, penggelapan sepeda motor dengan modus meminjam telah belasan kali ia lakukan.

Panit Reskrim Iptu Admar bersama anggota Polsek Padang Ratu yang lain berhasil menangkap pelaku Hs di rumahnya, Kampung Nyukang Harjo, Kecamatan Selagai Lingga, Lampung Tengah.

Kapolsek Padang Ratu Kompol Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, mengatakan penangkapan terhadap Hs berawal dari laporan korban Ahmad Fuadi (23), warga Kampung Bandarsari, Padangratu.

Korban menjelaskan kepada polisi bahwa sebelumnya ia didatangi pelaku yang hendak meminjam sepeda Motor untuk ke warung, Minggu, 18 Januari 2020 malam. Merasa sudah kenal, korban meminjamkan sepeda motor Yamaha Vega ZR NoPol BE-4254-GU, warna biru.

Namun saat sudah larut, pelaku tak kunjung kembali. Ponsel pelaku juga tidak dapat dihubungi. Selanjutnya, keesokan harinya, korban mendatangi rumah pelaku hingga berkali-kali, tetapi pelaku tak ada di rumah.

"Merasa dikelabui, korban melapor ke Polsek Padangratu," jelas Kompol Muslikh.

Korban membuat laporan dengan nomor LP/ 175-B / X /2020/ PLD LPG / RES LT / PATU, tanggal 23 Oktober 2020.
Kemudian Kanit bersama anggotanya melakukan pengintaian terhadap pelaku yang jarang pulang. Ketika pelaku pulang ke rumahnya, dilakukan penggrebekan dan penangkapan.

Pengakuan pelaku, sudah 12 kali menipu dan menggelapkan motor. Setiap melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor, pelaku bekerjasama dengan seseorang berinisial A sebagai penerima / penjual sepeda motornya.

"Setelah dimintai keterangan, pelaku mengakui sudah 12 kali melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor. Rekan pelaku sebagai penerima atau yang menjualkan hasil penggelapan sedang kami buru," terang Kompol Muslikh.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku Hs dijerat dengan pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman empat tahun Penjara.

Winarko







Berita Terkait



Komentar