#benihjagung#beritalamsel#kedaluwarsa#bantuanbenih

Benih Jagung Kedaluwarsa Sudah Ditarik dari Peredaran

( kata)
Benih Jagung Kedaluwarsa Sudah Ditarik dari Peredaran
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Images


KALIANDA (Lampost.co) -- Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan menyatakan benih jagung kedaluwarsa merek JF-18 kini telah ditarik oleh pihak penyedia pada Senin, 30 September 2019, kemarin. "Nah, nanti benih jagung tersebut akan diganti dengan yang baru," ujar Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Lampung Selatan Noviar Akmal, Selasa, 1 Oktober 2019.

Menurut Noviar, dirinya berharap bantuan benih jagung akan digantikan dengan kwalitas yang bagus. "Terserah mereknya apa. Tapi, jenisnya Hibrida Utama 3 dengan lebelnya jangka panjang. Sehingga, masa kadaluwarsanya cukup lama," katanya.

Sebelumnya, Direktur Serealia merupakan Pejabat dari Direktorat Tanaman Pangan Kementerian Pertanian bertindak sebagai Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan bantuan benih hibrida JF-18  mengintruksikan kepenyedia (PT.Jafra, Jawa Timur) untuk menarik benih jagung kedaluwarsa.

Berita terkait:

Ribuan Ton Bantuan Benih Jagung Kedaluwarsa akan Diuji Balai Sertifikasi

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPH-Bun) Lampung Selatan Mugiono, ketika dihubungi Lampost.co,  belum lama ini.

Menurut Mugiono, Direktur Serealia sudah turun langsung ke lapang melihat langsung kondisi bantuan benih jagung tersebut dan langsung diintruksikan ke pemyedianya untuk menarik benih jagung yang telah kadaluwarsa. "Iya, kemarin lalu, Direktur Serealia sudah turun ke lapangan melihat kondisi bantuan benih jagung tersebut," katanya.

Juwantoro







Berita Terkait



Komentar