#pariwisata#destinasi#bendungan#waykrui

Bendungan Way Krui Sering Dijadikan Tempat Berswafoto

( kata)
Bendungan Way Krui Sering Dijadikan Tempat Berswafoto
Bendungan Way Krui Sering Dijadikan Tempat Berswafoto. (Foto:Lampost/Yon Fisoma)

BENDUNGAN Way Krui di Pekon Ulu Krui, Kecamatan Way Krui, Pesisir Barat, menjadi salah satu objek wisata alam yang menarik di kabupaten berjuluk Negeri Para Saibatin dan Ulama. Kekayaan alam Pesisir Barat terkenal hingga ke mancanegara.

Banyak warga sekitar yang datang ke tempat itu untuk mandi, berenang, dan berfoto bersama. Bahkan, kadang wisatawan asing juga datang ke lokasi itu.

Mereka tidak hanya melihat pemandangan yang membentang di sepanjang sungai dan kondisi bendungan. Lebih dari itu, mereka naik ke kebun damar warga yang terhampar di sekitar dan sepanjang aliran sungai. Mereka pergi ke seberang sungai yang di atasnya terdapat bendungan Way Karang dan bak besar penampungan air bersih. Balai besar dibangun untuk menyediakan kebutuhan air bersih warga di Kecamatan Way Krui yakni untuk Pekon Gunungkemala Timur, Ulu Krui, Sukabaru, dan Banjaragung. Caranya dengan sistem aliran gravitasi menggunakan pipa besi memanfaatkan tingginya lokasi bak penampungan ke permukiman warga. 

Warga yang datang berharap pemerintah dapat membangun fasilitas wisata di tempat itu. Sarana dan prasarana yang disediakan nantinya bisa lebih representatif dan nyaman sebagai salah satu objek wisata.

"Warung makanan dan minuman milik warga sudah ada di sini. Saat hari libur sering dikunjungi warga lokal bahkan wisatawan asing datang ke sini. Apalagi kalau cuaca panas setiap hari selalu ramai. Kalau musim penghujan memang agak sepi, maklum takut sungai banjir," kata Peratin (Kepala Desa) Pekon Ulu Krui  Ahyarudin saat bertemu di lokasi itu, beberapa hari lalu.

Musrenbang

Terkait belum adanya fasilitas wisata yang dibangun pemerintah,  Ahyarudin mengatakan pihaknya sudah merencanakan dan membahas di musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). Rencananya, pada 2020 akan dibangun jembatan gantung di lokasi itu.

"Kami sudah mengajukan untuk dibangun jembatan gantung. Kamar ganti pakaian juga mungkin dibangun juga gazebo-gazebo di lokasi ini. Mudah-mudahan terwujud pada 2020. Turis asing juga banyak ke sini, kemarin ada lima turis asing yang ke sini," kata Ahyarudin.

Yon Fisoma

Berita Terkait

Komentar