#barikadegusdur#gusdurian#pernikahan#humaniora

Bendahara Barikade Gus Dur Lampung Melepas Masa Lajang

( kata)
Bendahara Barikade Gus Dur Lampung Melepas Masa Lajang
Ketua Barikade Gus Dur Lampung M Irfandi Romas (paling kiri) berfoto bersama mempelai. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co): Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Kader (Barikade) Gus Dur Provinsi Lampung, Monica Rahmadani Putri, melepas masa lajangnya.

Putri Hijab Bandar Lampung tahun 2017 itu dipersunting pria bernama Ardeli Permata Qory Aqso, yang bekerja di bawah jajaran Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Lampung, yang berdinas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wayhuwi.

Akad pernikahan Monica yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pariwisata Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Lampung dengan Ardeli bertempat di kediaman mempelai wanita di Perumahan RBI, Jalan Scorpio Nomor 27, Pramuka, Bandar Lampung, Jumat, 11 Desember 2020.

Kebahagiaan Monica dan Ardeli di hari ini dirasakan tak hanya oleh kader-kader Barikade Gusdur Lampung, para pegawai Kemenkumham Lampung pun turut merayakan hari pernikahan pasangan ini. Akad nikah tersebut mengedepankan protokol kesehatan yang ketat sebagai upaya pencegahan covid-19. Setiap tamu yang hadir diwajibkan mengenakan masker dan menjaga jarak.

Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) tampak berjaga di lokasi acara, untuk mengamankan lalu lintas kendaraan.

Turut hadir dalam akad pernikahan, Ketua DPW Barikade Gus Dur Provinsi Lampung M Irfandi Romas, didampingi Sekretaris DPW Harry Sukoco, dan Wakil Ketua Ustaz Mustofa Musa serta sejumlah jajarannya.

"Kami keluarga besar DPW Barikade Gusdur Lampung mengucapkan selamat kepada Mbak Monica dan Mas Ardeli. Selamat menempuh hidup baru, semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, dan warahmah," ungkap Ketua Barikade Gus Dur Lampung, M Irfandi Romas di lokasi acara.

Pria yang akrab disapa Irfan itu mengabarkan, pasca akad pernikahan akan dilangsungkan resepsi di Graha Mandala Alam, Gang PU, kota setempat, Minggu, 13 Desember 2020.

"Di acara resepsi pernikahannya kami juga akan hadir. Mohon doa dan restu dari masyarakat untuk kedua mempelai. Mudah-mudahan langgeng hingga akhir hayat, dan segera dapat momongan," ungkapnya.

Di mata pengurus Barikade Gus Dur Lampung, Monica (mempelai wanita, red) merupakan pribadi muda yang pintar.

"Dia adalah kader muda Barikade Gusdur yang punya kapabilitas, yang punya kemampuan. Maka kami angkat menjadi bendahara," jelasnya.

Irfan belum mengetahui secara pasti, apakah Monica tetap bertahan sebagai bendahara di Barikade Gus Dur atau akan mengundurkan diri pasca melangsungkan pernikahan. Sebab, menurutnya seorang istri berkewajiban meminta restu atau izin suami dalam setiap aktivitasnya. Termasuk dalam berorganisasi.

Barikade Gus Dur merupakan jaringan pengagum KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, mantan Presiden RI ke-4 yang telah ada di berbagai Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia dari berbagai kalangan lintas agama, partai, dan golongan yang bertujuan untuk meneruskan perjuangan almarhum Gus Dur dalam segala bidang mulai dari sosial, politik, kemasyarakatan, dan budaya.

Ricky P Marly







Berita Terkait



Komentar