#pppk#guru#honorer

Belum Terima SK, Guru PPPK Merasa Kerja Tanpa Gaji

( kata)
Belum Terima SK, Guru PPPK Merasa Kerja Tanpa Gaji
Guru. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) guru hingga kini belum menerima surat keputusan (SK). Padahal, para pegawai yang dinyatakan lolos seleksi 2021 ini telah bekerja sejak Maret 2022.


Salah satu guru PPPK, Icha, mengaku diminta untuk menandatangani kontrak kerja. Dalam kontrak tersebut, para guru PPPK mulai bekerja sejak Maret 2022.

Namun, meski sudah bekerja sejak dua bulan lalu, seluruh guru PPPK belum diberikan SK pengangkatan. Padahal, berdasarkan situs resmi pemerintah pusat SK telah selesai diproses.

"SK itu cetaknya bisa dilihat secara online, jadi kami tahu kalau 100 persen cetak tahap 1 dan 2," kata guru sekolah dasar itu, Selasa, 31 Mei 2022.

Selain itu, dalam kontrak kerja itu dinyatakan pembayaran gaji baru dilakukan pada November mendatang. Sementara, dengan diterima sebagai PPPK, dia kini tidak lagi menerima gaji honorer dari status sebelumnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Ramdhan, mengatakan pembayaran gaji PPPK masih menjadi polemik. Pasalnya, pada awal perencanaan pemerintah pusat berjanji untuk membantu pembayaran. Namun, dalam prosesnya BKN menyerahkan hal tersebut ke pemerintah daerah.

Ia mengakui belum ada penyerahan SK kepada peserta seleksi PPPK yang lolos. Sementara penyaluran gaji baru akan dilakukan ketika pegawai menerima SK.

"Jadi sangat berat beban Pemda sekarang. Kalau belum terima SK, ya belum kami bayar gajinya," kata dia.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar