#Perekaman#KTP#Elektronik#Lambar

Belum Perekaman, 24.621 Data Warga Lambar Terancam Dibekukan

( kata)
Belum Perekaman, 24.621 Data Warga Lambar Terancam Dibekukan
Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas kependudukan dan Capil Lambar beberapa waktu lalu. (Dok. Lampost/Eliyah)

LIWA (Lampost.co) -- Data bulanan Dinas Kependudukan dan Capil Lampung Barat hingga akhir Oktober lalu (30/10/2018), menyebutkan bahwa jumlah masyarakat wajib KTP di Lampung Barat yang belum melaksanakan perekaman e-KTP mencapai 24.621 jiwa lagi dari total warga wajib KTP sebanyak 235.773 jiwa.

Kabid Pelayanan Administrasi dan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Capil Lampung Barat AK Syamsul, Minggu (4/11/2018), mengatakan berdasarkan data server jumlah warga wajib KTP di Lambar mencapai 235.773 jiwa. Dari data itu, jumlah warga wajib KTP yang telah melakukan perekaman telah mencapai 211.152 jiwa. Sedangkan sisanya sebanyak 24.621 jiwa belum melaksanakan perekaman e-KTP.

Terkait hal itu, kata Syamsul, sesuai hasil rakornas yang dilaksanakan pada pertengahan September lalu maka penyelesaian pelaksanaan perekaman data e-KTP ditargetkan selesai pada Desember mendatang. Jika sampai Desember mendatang masih terdapat data yang belum melakukan perekaman maka data tersebut akan dibekukan atau dihapuskan dari data server.

Untuk itu, kata dia, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang belum melaksanakan perekaman agar segera melaksanakanya. Selain mengimbau, pihaknya juga akan melaksanakan peningkatan waktu pelayanan. Lalu melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan secara keliling. Kemudian mengecek data kembali ke kecamatan-kecamatan guna memastikan apakah data warga yang masuk dalam data belum melakukan perekaman itu benar-benar masih ada atau memang sudah tidak ada.

"Upaya kita adalah menelusuri kembali melalui kecamatan-kecamatan mengenai apakah data warga yang tercantum dalam data belum melakukan perekamanan itu benar-benar masih ada di Lambar ini atau tidak," kata Syamsul. 

Berdasarkan data bulanan pihaknya, kata dia, 24.641 jiwa yang belum melakukan perekaman itu berasal dari Kecamatan Pagardewa dan Sukau paling terbanyak. Sedangkan sisanya tersebar.

Rincianya Kecamatan Pagardewa yakni mencapai 3.744 jiwa dari jumlah wajib KTP seluruhnya mencapai 15.261 jiwa. Kemudian terbanyak kedua yakni Kecamatan Sukau yakni mencapai 3.393 jiwa dari data wajib KTP sebanyak 15.768 jiwa. Lalu Kecamatan Bandarnegeri Suoh terbanyak ketiga yaitu mencapai 2.387 jiwa dari total wajib KTP 20.232 jiwa. Kecamatan Lumbok Seminung menempati urutan keempat yakni mencapai 1.911 jiwa dari total wajib KTP sebanyak 6.875 jiwa. Kecamatan Batuketulis sebanyak 1.772 jiwa dari total wajib KTP sebanyak 11.091 jiwa. Kemudian sisanya tersebar disemua kecamatan lainya.

Wasis meminta agar warga yang belum melaksanakan perekaman supaya segera melaksanakanya di kecamatan masing-masing.

 

 

Eliyah



Berita Terkait



Komentar