#beritalampung#beritalamsel#proyekpembangunan

Belum Genap Setahun, Proyek Gorong-gorong di Suakaraja Kembali Ambrol

( kata)
Belum Genap Setahun, Proyek Gorong-gorong di Suakaraja Kembali Ambrol
Mobil pikap bermuatan pisang saat melintasi gorong-gorong ambrol. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co): Belum genap setahun diperbaiki gorong-gorong di ruas jalan Dusun Simpang Pelabuh, Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), kembali ambrol. Bahkan gorong-gorong tersebut sudah ambrol dua kali usai diperbaiki.

Pantauan Lampost.co, Sabtu, 2 Juli 2022, gorong-gorong tersebut ambrol, nyaris memakan seluruh badan jalan. Saat ini gorong-gorong tersebut ditimbun memakai material batu belah supaya dapat dilintasi kendaraan.

Pembangunan gorong-gorong itu dikerjakan pada akhir 2021 lalu. Proyek yang diketahui non-tender atau penunjukan langsung (PL) tersebut sepaket dengan pembangunan talut sepanjang 120 m dan saluran drainase 500 m dengan anggaran sebesar Rp148 juta.

Menurut Yonus warga sekitar, gorong-gorong tersebut ambrol sekitar sepekan terakhir. Namun, ia belum memastikan penyebab ambrolnya gorong-gorong itu dikarenakan dilintasi kendaraan bertonase besar atau kontruksi yang asal-asalan.

"Tapi awal proses pengerjaan saya sempat meragukan kualitas pembangunan gorong-gorong tersebut. Tidak cuma gorong-gorong, bagian talut pun disebutnya mengalami keretakan usai dibangun," kata dia, baru-baru ini.

Dia mengatakan gorong-gorong itu sudah yang kedua kalinya setelah dibangun oleh pihak rekanan. Untuk itu, ia bersama masyarakat setempat menyayangkan pembangunan gorong-gorong itu belum genap satu tahun rusak kembali.

"Menurut saya konstruksi gorong-gorong itu terbilang tipis sehingga gampang terjadi kerusakan. Nah, sekarang ambrol benaran balum genap satu tahun," kata dia yang kesehariannya buruh bangunan.

Sebelumnya, Pengawas UPT PUPR Kecamatan Palas, Ujang Effendi juga membenarkan pembangunan gorong-gorong diruas penghubung antar desa itu ambrol setelah beberapa hari dibangun. Ia mengaku ambrol pertama  sudah diperbaiki oleh rekanan dengan tambal sulam.

"Ya, ambrol yang awal sudah diperbaiki oleh Ajis dari Kecamatan Kalianda selaku rekanan pembangunan gorong-gorong itu," kata dia.

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar