#pembalakan#register22#lampura#sopirkabur#beritalampung

Belasan Kayu Sonokeling Diamankan dari Hutan Register 22, Sopir Kabur

( kata)
Belasan Kayu Sonokeling Diamankan dari Hutan Register 22, Sopir Kabur
Tampak barang bukti kayu sonokeling dari hutan kawasan diamankan petugas Polisi kehutanan, Senin (15/7/2019). (Foto: dok Polisi kehutanan.)

KOTABUMI (Lampost.co)--Polisi Kehutanan wilayah kerja UPTD KPH VII Way Waya - Tangkit Tebak mengamankan satu unit mobil pick up berisikan kayu sonokeling yang diduga kuat dari hutan Register 22 Way Waya Provinsi Lampung, Senin (15/7/2019). 

Kepala UPTD KPH VII Way Waya - Tangkit Tebak, Luluk Setyoko mengatakan, pihaknya mengamankan satu unit mobil pick up yang berisikan kayu jenis sonokeling sebanyak 15 batang dengan ukuran panjang 2,5 meter tersebut diamankan.

"Saat ini barang bukti kayu dan berikut alat angkut mobil diamankan, di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Setelah diamankan di wilayah di Dusun Nyukang Sari. Kampung Nyukang Harjo, barang bukti itu langsung kita antarkan ke Bandar Lampung," ujar Luluk.

Dia menjelaskan diamankannya barang bukti tersebut tanpa tersangka,  dikarenakan pengendara (sopir) mobil pick up bernomor polisi BE 1718 MK itu melarikan diri saat mobil yang dikemudikannya diberhentikan polisi kehutanan di TKP. 
Penyergapan terehadap mobil bermuatan kayu dari hutan lindung tersebut berkat informasi yang diterima jajarannya dari masyarakat. 

Mendapatkan informasi itu, dirinya langsung membentuk tim dengan mengumpulkan anggota Polisi Kehutanan (Polhut) KPH VII Way Waya - Tangkit Tebak. 
"Merespons laporan masyarakat tersebut kita langsung berangkat dari kantor yang ada di Kotabumi menuju lokasi (Kampung Kotabatu Kecamatan Pubian, Lampung Tengah). Sampai disana informasi itu terus dikembangkan dan kita terus berkoordinasi dengan Polhut mobile Dinas Kehutanan Provinsi Lampung," katanya. 
Setelah target dan ciri-ciri dari informasi itu positif, lanjut Luluk, kemudian mobil tersebut dihentikan di Dusun Nyukang Sari, Kampung Nyukang Harjo, Lampung Tengah. Sebelumnya mobil itu juga telah kita lakukan pengintaian atau dibuntuti dari kampung Payung Mulya.

Saat diamankan mobil pick up warna hitam yang baknya ditutupi menggunakan terpal berwarna biru tersebut berisikan kayu jenis sonokeling yang berasal dari kawasan hutan lindung.

"Mengetahui mobilnya dihentikan petugas  tersangka (sopir) berhasil melompat dan melarikan diri, sempat terjadi kejar-kejaran, tetapi petugas kehilangan jejak," ujarnya.

Karena ditanggalkan pengemudinya, mobil pick up BE 1718 MK, diperiksa, didalamnya ditemukan kayu balok kaleng jenis sonokeling berjumlah 15 batang dengan ukuran panjang 2,5 meter. 
 

Hari Supriyono

Berita Terkait

Komentar