Gajahtnbbs

Belasan Gajah Liar Rusak Bangunan Warga di Bandarnegeri Suoh

( kata)
Belasan Gajah Liar Rusak Bangunan Warga di Bandarnegeri Suoh
Kawanan gajah liar merusak belasan bangunan warga di Pemangku Talanggajah dan Batukapal, Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat.


LIWA (Lampost.co) -- Kawanan gajah liar merusak belasan bangunan warga di Pemangku Talanggajah dan Batukapal, Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat. Kejadian itu berlangsung sejak tiga hari lalu yang berlangsung pada malam hari.

Salahsatu anggota DPRD asal Bandarnegeri Suoh Sugeng Hari Kinaryo Adi, Sabtu, 7 November 2020, membenarkan adanya kawasan gajah yang merusak belasan bangunan masyarakat. Bangunan yang dirusak terdiri dari bangunan rumah papan dan ada juga gubuk-gubuk. Untuk jumlah pastinya ia mengaku belum jelas tapi informasinya ada belasan.

"Lokasi tersebut masih berada dalam kawasan hutan yang kondisinya sudah dijadikan kebun sejak lama dengan rata-rata 1 km dari perbatasan," kata dia.

Menurutnya, lokasi tersebut memang masih masuk dalam kawasan tapi kondisinya sudah berubah menjadi kebun yang di dalamnya juga ada masyarakat yang bermukim.

"Gajah tersebut sebenarnya sudah sejak lama yaitu sejak beberapa bulan lalu memang sudah berada disekitar kawasan itu. Masyarakat yang berkebun dan tinggal disana juga sudah diminta untuk waspada dan segera untuk mengungsi jika situasi gajahnya mendekat," ujarnya.

Ia mengimbau untuk sementara masyarakat agar berhati-hati. Kemudian pihak petugas terkait diharapkan untuk melakukan upaya penggiringan. Lalu peratin juga diminta untuk mendata rumah-rumah warga yang dirusak gajah tersebut.

Sugeng menambahkan, sebelumnya ia sudah sering mengingatkan warga khususnya yang masih menghuni kawasan agar saat panen untuk menyisihkan hasilnya. Hasil panen itu sebagian diminta untuk disisihkan atau ditabung untuk keperluan membeli tanah kavlingan di lahan marga.

"Jika sudah memiliki tanah pekarangan di lahan marga maka selanjutnya bisa diusulkan untuk mendapatkan program bantuan pembangunan rumah layak huni," ungkapnya.

Sementara itu, petugas TNBBS resort setempat belum berhasil dihubungi.

Winarko







Berita Terkait



Komentar