#olimpiade#pencaksilat#olahraga

Belanda dan Belgia Ikut Kampanyekan Pencak Silat ke Olimpiade

( kata)
Belanda dan Belgia Ikut Kampanyekan Pencak Silat ke Olimpiade
Suasana penyelenggaraan Open Pencak Silat Tournament di Sportcampus Zuiderpark, Belanda. (Foto: KBRI di Den Haag)

DEN HAAGH (Lampost.co) -- Upaya menjadikan pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga Olimpiade terus dikumandangkan. Sepanjang 2019 saja, terdapat beberapa turnamen yang bakal bergulir di Benua Eropa, khususnya Belanda dan Belgia.
 
Akhir pekan lalu, baru sukses terselenggara Open Pencak Silat Tournament di Sportcampus Zuiderpark, Belanda. Ajang ini diikuti 90 peserta dari 17 perguruan yang tersebar di Eropa dan disaksikan sekitar 250 pengunjung.

Terselenggaranya kejuaraan itu tak lepas dari kerja sama antara Nederlandse Pencak Silat Federatie (NPSF), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag dan Rumah Budaya Indonesia. Selain itu, NPSF juga melibatkan Perguruan Merpati Putih Den Haag sebagai panitia pelaksana.

Wakil Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, yang bertindak selaku Kuasa Usaha a.i., Fikry Cassidy menjelaskan penyelenggaraan event adalah bagian dari promosi pencak silat di Eropa. Sebab, butuh persetujuan minimal 70 negara anggota International Olympic Committee (IOC) agar pencak silat bisa dipertandingkan di Olimpiade. "Kami membutuhkan sedikitnya dukungan dari 70 negara agar pencak silat bisa dipertandingkan di Olimpiade untuk masa-masa mendatang. Kami juga berharap, nilai-nilai persaudaraan, solidaritas, dan sportivitas akan semakin kuat lewat turnamen ini," tutur Fikry saat dalam kata sambutan pembukaan Open Pencak Silat Tournament di Sportcampus Zuiderpark, Minggu (3/2/2019).

NPSF hanya salah satu negara anggota dari Federasi Pencak Silat Eropa (EPSF) yang berbasis di London, Inggris. Selain menggelar turnamen, mereka juga mengadakan seminar dan festival untuk memperkenalkan pencak silat.

NPSF juga menjaga hubungan baik dengan KBRI Den Haag, organisasi Pencak Silat regional dan nasional di seluruh dunia serta Federasi Pencak Silat Internasional (PERSILAT) yang berada di Jakarta, Indonesia.

Selanjutnya, masih ada beberapa turnamen pencak silat yang akan kembali bergulir di Belanda dan Belgia. Berikut jadwal lengkapnya: 
 
- Perguruan Satria Muda Indonesia: Open Pencak Silat Toernooi di Hoofddorp (31 Maret) 
 
- Belgische Pencak Silat Federatie: Belgium Open 2019 di Schoten (26-28 April) 
 
- Nederlandse Pencak Silat Federatie (NPSF): Internationaal Pencak Silat Event di Den Haag (11-13 Oktober)
 
- Open Pencak Silat Toernooi (23-27 November)

Medcom



Berita Terkait



Komentar