koronacoronavirussekolah

Belajar Mengajar Tatap Muka Masih Dilarang di Lambar

( kata)
Belajar Mengajar Tatap Muka Masih Dilarang di Lambar
Kapala BPBD Lambar sekaligus sekretaris dan juru bicara tim gugus tugas covid-19 Pemkab Lambar. Eliyah

LIWA (Lampost.co) -- Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Pemkab Lampung Barat masih melarang bagi satuan pendidikan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka pada masa adaptasi baru pandemi covid-19.

Penegasan itu disampaikan tim tugas covid-19 pemkab Lambar kepada Dinas Pendidikan setempat pada Kamis, 23 Juli 2020, untuk seterusnya disampaikan kepada seluruh sekolah yang ada di Lampung Barat.

Kepala BPBD Lambar Maidar selaku sekretaris tim gugus tugas mengatakan surat tentang ketentuan kegiatan belajar dan mengajar di era adaptasi kebiasaan baru masyarakat produktif aman Covid-19 itu disampaikan dengan mengacu kepada SKB antara Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri pendidikan.

"Isi surat yang disampaikan itu menegaskan bahwa proses pembelajaran secara daring di satuan pendidikan di Lambar tetap berlanjut. Tidak ada istilah adanya belajar secara tatap muka dengan tujuan untuk mencegah penularan covid-19 di lingkungan satuan pendidikan," kata dia, Kamis.

Keputusan tim gugus tugas itu disampaikan berdasarkan SKB tiga menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun 2020/2021 dan tahun akademik 2020/2021 dimasa pandemi virus korona. 

Ia menambahkan, bahwa berdasarkan hal itu maka untuk proses pembelajaran pada satuan pendidikan di Lambar tetap melanjutkan kegiatan belajar dari rumah sampai pada waktu yang belum ditentukan.

Menurut Maidar, keputusan Tim tugas ini dilaksanakan sesuai dengan keputusan bersama tiga menteri, yang intinya bahwa hanya satuan pendidikan yang berada di zona hijau saja yang dapat melakukan pembelajaran secara tatap muka dan itupun setelah mendapat izin dari unit kerja yang membidangi pendidikan.

"Lampung Barat masih zona kuning, oleh karena itu dilarang melakukan proses pembelajaran secara tatap muka akan tetapi tetap melaksanakan proses pembelajaran secara daring," lanjutnya.

Menanggapi hal itu, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Lambar Wasis Supriadi, membenarkan telah menerima surat dari tim gugus tugas itu dan akan segera diteruskan ke seluruh sekolah.

"Ya sudah diterima dan akan segera disampaikan ke seluruh sekolah. Dengan demikian proses belajar dan mengajar tetap dilakukan secara daring," kata Wasis.

Winarko



Berita Terkait



Komentar