#spam#natar

Penimbunan Bekas Galian SPAM di Natar Dituding Asal-asalan

( kata)
Penimbunan Bekas Galian SPAM di Natar Dituding Asal-asalan
Bekas galian SPAM di Natar, Lampung Selatan. Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Bekas galian pipa utama proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) dikeluhkan masyarakat. Sebab, kegiatan senilai Rp1,2 triliun yang melintas di Kecamatan Natar, Lampung Selatan, itu kondisinya memperihatinkan dengan semua bekas galian yang ditutupi semen tidak layak dilalui kendaran. 

Pantauan Lampost.co di sepanjang jalan lintas Sumatra, Natar bekas, timbunan pipa utama proyek SPAM tidak layak untuk dilalui. Dengan kondisi semen sebagai penutup timbunan tanah terkelupas dan rusak. Bahkan ada pula yang tidak disemen. 

Bekas galian tersebut juga kerap dipenuhi kubangan karena timbunan tanah sebagai penutup galian yang tidak padat. 

Atas hal itu, warga sekitar menilai proyek dengan anggaran uang negara tersebut dikerjakan asal-asalan. "Kami sebagai masyarakat yang melalui jalan itu setiap hari sangat menyayangkan pengerjaan dilakukan asal-asalan. Bisa dicek masyarakat dan dibuktikan sendiri jalan bekas galian pipa di Natar," kata Suwadi Romli, Minggu, 7 Februari 2021.

Semestinya aparat penegak hukum bergerak melakukan penyelidikan terkait proyek tersebut. Sebab, tidak mungkin Kajati atau Kapolda tidak tahu soal proyek tersebut. Mengingat galian pipa utama SPAM melintas sepanjang jalan lintas di Natar hingga Bandara Radin Intan. 

Dia menginginkan jalan bekas galian pipa SPAM dikembalikan seperti sebelum digali. "Lihat di jalan seberang yang tidak dilalui bekas galian pipa SPAM enak untuk dilintasi. Tapi, di bekas galian ini berbeda," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar