#BEGAL#BERITAPESAWARAN

Begal di Pesawaran Dapat Hadiah Timah Panas

( kata)
Begal di Pesawaran Dapat Hadiah Timah Panas
Ilustrasi :Medcom.id


Gedongtataan (Lampost.co) -- Anggota Satreskrim Polres Pesawaran,  menangkap begal yang beraksi di Desa Tempelrejo, Kecamatan Kedondong, pada Selasa, 25 Mei 2021. Polisi menghadiahi timah panas karena pelaku melawan petugas. 

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo didampingi Kasat Reskrim Pesawaran AKP Eko Rendi, mengatakan pelaku atas nama Riansyah alias Culik (20), warga Desa Tempelrejo, Kecamatan Kedondong, ditangkap oleh petugas, Kamis, 27 Mei 2021 pukul 06.30 WIB di Desa Banjaragung Udik, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.

"Karena saat hendak diamankan pelaku ini melawan petugas dan hendak melarikan diri. Akhirnya petugas melakukan tindakan keras terukur untuk melumpuhkan tersangka. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Pesawaran," ujarnya di Mapolres, Kamis, 27 Mei 2021.

Vero mengungkapkan kronologis pembegalan terjadi Selasa, 25 Mei 2021, pukul 17.00 WIB di Desa Tempelrejo, Kecamatan Kedondong. Saat itu korban atas nama Danis dan Rizki sedang mengendarai motor jenis beat warna hitam nomor polisi BE 6063 RM dan diberhentikan oleh pelaku.

"Setelah berhenti, terlapor meminta diantarkan untuk mengambil uang. Sampai di tengah perjalanan terlapor menyuruh motor berhenti kemudian mendorong dan menyuruh saksi Rizki untuk turun dari motor tersebut. Terlapor lalu membawa motor dengan membawa saksi Danis dan diputar-putarkan terlebih dahulu, kemudian kembali lagi ke tempat semula lalu saksi disuruh turun," katanya.

Vero melanjutkan pelaku menyuruh saksi turun dengan nada keras sambil mengancam akan memukul saksi jika tidak turun dari motor. Karena takut, saksi turun dari motor dan terlapor behasil kabur dengan membawa motor korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp11 juta. 

Pada kesempatan ini, Kapolres mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara. Jangan mau dihentikan dengan orang yang tidak dikenal saat berkendara.

"Belajar dari kejadian ini, kejahatan bisa terjadi dimana saja. Tidak mengenal waktu siang atau malam. Kalau ada kesempatan, kejahatan bisa terjadi kapan saja. Maka dari itu saya minta masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati," ujarnya. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar