Begalpencurian

Begal Bersenjata Larikan Motor Guru SMP Saat Hendak Mengajar

( kata)
Begal Bersenjata Larikan Motor Guru SMP Saat Hendak Mengajar
Korban menunjukkan bukti laporan. Lampost.co/Andi Apriadi


Lampung Selatan (Lampost.co) -- Seorang guru SMP Negeri Satu Atap Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi korban begal diperbatasan antara Lampung Timur dan Lampung Selatan, pada Rabu 20 Januari 2021 lalu, pukul 8.30 WIB. 

Korban, Siti Fidiyati menceritakan peristiwa tersebut terjadi saat dirinya berangkat dari rumah di Desa Karang Pucung, Kecamatan Waysulan, Lampung Selatan, untuk mengajar dengan mengendarai motor Vario hitam BE 3095 OU.

"Saat berangkat menuju sekolah, ada dua pemuda tanggung yang membuntuti saya berboncengan motor beat," ujarnya saat dihubungi Lampost.co, Jumat, 22 Januari 2021.

Saat di Jalan Way Sekampung, Bedeng Satu perbatasan dengan Kecamatan Jabung, Lampung Timur, pelaku memepet motornya dan aksi begal pun tidak bisa dielakkan. 

"Dengan senjata tajam dan senjata api, saya dipaksa berhenti dan kunci motor saya dicabut. Kemudian semua barang bawaan saya seperti laptop, uang, berkas sekolah dan motor dibawa kabur pelaku ke arah Desa Belimbing Sari, Lampung Timur," terangnya. 

Meski sudah laporan ke Polsek Candipuro, Siti mengaku kejadian tersebut membuat dirinya takut untuk berangkat mengajar di sekolah. Hal serupa pun ternyata dirasakan guru-guru lainnya.

“Dua hari ini saya dan dewan guru lainnya tidak berangkat ke sekolah. Kami mengajar lewat daring saja, karena takut kejadiannya terulang lagi," ungkapnya. 

Dari peristiwa tersebut, dia berharap kepada pihak yang berwenang, baik Polres Lampung Selatan, Polsek Candipuro, Koramil maupun Dinas Pendidikan Lampung Selatan agar memberikan solusi. “Kami harap ada solusi, seperti dengan memberikan pos jaga,” harapnya.

Dia menambahkan dampak dari aksi pembegalan itu juga cukup luas, termasuk anak-anak yang enggan sekolah di SMP Satu Atap Candipuro. “Akibatnya siswa kami hanya sedikit, hanya 50 siswa, karena anak-anak juga takut di begal,” tutupnya.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar