#hoaks#akiditio

Beda Pernyataan, Kabid Humas Sebut Anak Akidi Tio Masih Terperiksa

( kata)
Beda Pernyataan, Kabid Humas Sebut Anak Akidi Tio Masih Terperiksa
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengelar press release terkait bantuan Rp2 triliun di Mapolda Sumsel. Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo


Palembang (Lampost.co) -- Kabid Humas Polda Sumatra Selatan Kombes Supriadi membantah anak Akidi Tio, Heriyanti telah ditetapkan sebagai tersangka soal bantuan bohong Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19. Heriyanti masih berstatus terperiksa.

Pernyataan Kabid Humas Polda Sumsel itu berbeda pernyataan Dirintel Polda Sumsel Kombes Ratno Kuncoro, yang sebelumnya menyebut Heriyanti sudah menjadi tersangka.

Baca juga: Anak Akidi Tio Tersangka Pemberi Harapan Palsu Rp2 Triliun

"Belum ditetapkan tersangka (Heriyanti). Status dia masih dalam pemeriksaan," kata Supriadi, Senin, 2 Agustus.

Supriadi mengatakan kewenangan rilis berita yang dikeluarkan Polda Sumsel wewenang dari Kapolda Sumsel dan Kabid Humas. "Statement rilis yang dipakai itu hanya ada dua yakni Kapolda Sumsel dan Kabid Humas. Rilis saya hari ini atas perintah dari Kapolda Sumsel," jelasnya.

Menurutnya, tujuan kedatangan Heriyanti ke Polda Sumsel hanya untuk dimintai keterangan terkait bantuan Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19. 

"(Heriyanti) Kita undang kesini, bukan ditangkap. Dia datang kesini untuk memberikan klarifikasi terkait penyerahan dana Rp2 triliun lewat bilyet giro itu," katanya.

Sebelumnya, Direktur Intel dan Keamanan (Intelkam) Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro, mengatakan pihaknya sudah menetapkan tersangka Heriyanti.

"Tersangka sudah ditangkap dan diperiksa di Polda Sumsel," katanya.

Ratno mengatakan tersangka ditangkap saat berada di salah satu bank di kawasan Jenderal Sudirman Palembang. Ia dibawa untuk mempertanggungjawabkan hoaks tersebut kepada seluruh masyarakat Indonesia. "Kita menemukan unsur pidana dalam janji hibah ini," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar