#beacukai

Bea Cukai Sumbagbar Tembus Target Pendapatan Hampir Lima Triliun

( kata)
Bea Cukai Sumbagbar Tembus Target Pendapatan Hampir Lima Triliun
Kepala Bidang Humas Direktorat Jendral Beacukai Sumbagbar Ichlas saat menjelaskan Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatra Bagian Barat (Sumbagbar) pada 2021, Kamis, 19 Mei 2022. (Dok Bea Cukai)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pendapatan Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatra Bagian Barat (Sumbagbar) pada 2021 menembus hampir lima triliun rupiah dengan target awal Rp486,7 miliar.


Kepala Bidang Humas Direktorat Jendral Bea Cukai Sumbagbar Ichlas mengatakan realisasi yang berhasil dicapai adalah Rp4,93 triliun atau mencapai 1.013,24% dari target 100%. Capaian ini tumbuh positif 513,09% dibandingkan tahun 2020. Pencapaian yang sangat signifikan ini berasal dari penerimaan bea keluar, masuk, dan cukai dengan total Rp4,9 triliun.

"Beberapa komoditas impor utama yang menjadi penopang penerimaan antara lain gula, beras, dan bahan pakan ternak,"katanya, melalui keterangan tertulis, Kamis, 19 Mei 2022.

Importasi beras pada 2020 tumbuh -46,30% dan kembali naik pada 2021 pada angka 75,80%. Hal ini bergantung pada kuota impor yang disetujui kementerian/lembaga terkait.

Sedangkan pada sisi ekspor, sejumlah komoditas utama yang menopang penerimaan pada 2021 antara lain RBD palm olein, RBD palm oil, serta cangkang sawit. 

"Realisasi penerimaan yang tumbuh positif meski masih pandemi covid-19 adalah bukti bahwa bea cukai Sumbagbar konsisten mengoptimalkan segala peluang yang ada,"ujar Ichlas.

Menurutnya, pandemi covid-19 menjadi kendala bagi bea cukai untuk mengawasi dan menindak para pelanggar yang merugikan negara dan masyarakat. Sebab tingkat peredaran rokok dan miras ilegal berbanding lurus dengan tingkat konsumsinya.

Ichlas melanjutkan jumlah penindakan atas barang kena cukai (BKC) ilegal di seluruh satuan kerja kantor wilayah bea cukai Sumatra bagian barat meningkat dibandingkan tahun 2020. 

Ichlas menambahkan tercatat 837 penindakan dilakukan atas BKC ilegal dengan barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 44,6 juta batang. Peningkatan ini menandakan bahwa bea cukai Sumbagbar berhasil menindak signifikan, salah satunya melalui operasi "Gempur Rokok Ilegal."

"Pada sisi patroli laut, sepanjang tahun 2021 jajaran bea cukai Sumbagbar berhasil melakukan sebanyak tiga penindakan patroli laut," kata Ichlas. 

 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar