#bazar#sembako#tanggamus

Bazar Sembako Murah dan Pentas Kearifan Lokal Bantu Masyarakat Dikala Pandemi 

( kata)
Bazar Sembako Murah dan Pentas Kearifan Lokal Bantu Masyarakat Dikala Pandemi 
Bupati Tanggamus Dewi Handajani menghadiri sekaligus membuka Bazar Sembako Murah dan Pentas Kearifan Lokal, di Rest Area  Kecamatan Pugunng,  Rabu, 12 Januari 2022. (Foto:Dok.Kominfo)


Pugung (Lampost.co)-- Bupati Tanggamus Dewi Handajani menghadiri sekaligus membuka Bazar Sembako Murah dan Pentas Kearifan Lokal, di Rest Area  Kecamatan Pugunng,  Rabu, 12 Januari 2022.

Kegiatan yang diselenggarakan Perhimpunan Penggilingan Padi Indonesia (Perpadi), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), dan Forum Aktivis Penggerak Wisata Pugung (Faptap) Kabupaten Tanggamus, mengusung tema "Bajar Sembako Murah dan Pengenalan Beras Bermutu (Ratu) Guna Mendukung Ketahanan Pangan di Kabupaten Tanggamus." 

Kegiatan dihadiri Ketua TP-PKK Sri Nilawati Syafi'i, Ketua Dekranasda  Nur Aini Hamid Heriansyah Lubis, Anggota DPRD Dapil V Praksi PDI P Muzibul Umum,  Beberapa OPD, Ketua Pepradi Zulfikri, Ketua Hipmi Fandi ahmad , Ketua Iwapi Remi Fitri Maharyani, dan Ketua  Faptap Samhadera, Camat, Uspika, Kepala Pekon, dan Masyarakat Kecamatan Pugung.

Bupati Tanggamus mengatakan pelaksanakan bazar sembako murah hasil kerja sama Peradi, Hipmi, Iwapi, dan Faptap di Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pugung diharapkan bisa membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dengan harga terjangkau.  
Warga diharapkan bisa menghadiri bazar ini dengan mengedepankan protokol kesehatan, sambil terus berdoa, agar pandemi covid-19 belumlah usai, karenanya kita harus terus waspada dan berdoa agar pandemi ini segera berakhir.

"Bazar ini diadakan tak lain  untuk membantu Masyarakat mendapatkan sembako yang lebih murah dimana di masa pandemi ini, harga-harga bahan pokok merangkak naik, untuk itu jangan sampai bazar ini dilewatkan oleh masyarakat," kata Bupati.

Bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada penyelenggara yaitu jajaran pengurus dan anggota Peradi, Hipmi, Iwapi, dan Faptap, ini merupakan salah satu bentuk rasa kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Tanggamus. "Cukup dengan uang Rp41 ribu, maka warga mendapat 1 paket sembako yang berisi 2 kg beras, 1 kg minyak goreng, dan 1 kg gula pasir."

Kegiatan Pentas Kearifan Lokal yang kita laksanakan hari ini, yaitu pertunjukan Gitar Tunggal Lampung dan Tari Kreasi dari Pugung, merupakan salah satu sarana bagi kita sebagai generasi penerus, untuk mencintai seni dan budaya daerah yaitu budaya Lampung, tentunya secara tidak langsung akan memberikan kontribusi terhadap pelestarian budaya.
Melestarikan budaya bertujuan supaya budaya asli negeri kita tidak tergeser dengan budaya negara lain dan kelak anak cucu bangsa ini tetap dapat menikmati hasil cipta rasa dan karsa pendahulunya.

Terkait kegiatan pengenalan beras bermutu atau ratu yang diproduksi oleh para pengusaha penggilingan padi yang tergabung dalam Perpadi Tanggamus, Bupati Dewi juga mengapresiasi dan bangga, karena ini merupakan wujud mendukung ketahanan pangan serta mencukupi kebutuhan pangan di Kabupaten Tanggamus dan Provinsi Lampung.

Ketua Hipmi Tanggamus,  Fandi Ahmad, juga megucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Bupati Tanggamus karena telah menyempatkan hadir dan membuka Bazar Sembako murah dan Pentas Kearifan Lokal. "Tujuan kami mengelenggarakan ini untuk meringankan atau membantu masyarakat di kabupaten tanggamus terutama masyarakat di Kecamatan Pugung dengan memberikan sembako murah sekitar 500 kupon.

Semoga apa yang kami lakukan ini bisa bermampaat dan meringankan beban hidup masyarakat, terlebih harga kebutuhan yang terus melambung, ujarnya.
 

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar