#bayi#prematur#vaksin#oasis

Bayi Prematur dan Vaksin

( kata)
Bayi Prematur dan Vaksin
Dok Lampost.co

BANYAK bayi prematur tidak mendapatkan vaksin tepat waktu. Padahal, bayi prematur berisiko lebih tinggi terkena penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.

 

Tim peneliti di Washington, Amerika Serikat (AS), secara retrospektif mempelajari tingkat vaksinasi terhadap 10.376 bayi. Data bayi yang lahir 2008—2018 diambil dari sejumlah pusat medis dan perawatan kesehatan terkait. Sekitar 20% bayi dinyatakan lahir prematur.

 

Bayi prematur memiliki kemungkinan 23% lebih rendah daripada bayi normal, untuk mendapat suntikan yang diperlukan dalam 19 bulan. Selain itu, bayi prematur cenderung belum menyelesaikan seri vaksin saat berusia tiga tahun.

 

Penelitian ini mencatat penyelesaian rangkaian tujuh vaksin gabungan yang direkomendasikan, meliputi suntikan difteri, tetanus, dan pertusis, campak, gondong dan rubela, polio, haemophilus influenza tipe B, hepatitis B, varicella, hingga pneumokokus.

MI

Berita Terkait

Komentar