#apk#pilkada#beritawaykanan

Bawaslu Way Kanan Layangkan Surat Penertiban APK ke Bapaslon

( kata)
Bawaslu Way Kanan Layangkan Surat Penertiban APK ke Bapaslon
Ketua Bawaslu Way Kanan Yesi Karnainsyah. Lampost.co/Candra Putra

Way Kanan (Lampost.co): Menjelang penetepan bakal calon bupati dan wakil bupati Way Kanan pada 23 September 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Way Kanan mengirimkan Surat Nomor: 047/K.LA-11/PM.00.01/IX/2020 perihal penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) kepada bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati Way Kanan pada Pilkada 2020.

Sebelumnya pada rapat koordinasi (Rakor) Bawaslu Way Kanan bersama Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Minggu, 20 September 2020 telah diinventarisir APK yang dipasang ditempat terlarang seperti pohon, tempat, pendidikan, tiang listrik, dan fasilitas umum, sebagaimana dijelaskan Ketua Bawaslu Way Kanan Yesi Karnainsyah, saat dikonfirmasi, Selasa, 22 September 2020.

"Ya, pada hari Minggu kemarin ketika rakor dengan jajaran Panwascam telah kita inventaris pemasangan APK yang melanggar dari Desember-Februari sekitar 1.414 buah, dari Maret-September sekitar 614 buah APK yang melanggar seperti di pohon, tempat pendidikan, dan di tiang listrik," ujarnya.

Jika mengacu pada Pasal 28 Ayat 2 Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan, bahwa yang disebut Alat Peraga Kampanye (APK) itu meliputi 3 hal yakni baliho/billboard/videotron, umbul-umbul, dan spanduk.

Pada Pasal 70 Ayat 1, 2, 3, dan 5 pada Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 dijelaskan bahwa tidak diperbolehkan mencetak, memasang bahan/alat peraga kampanye selain dalam ukuran, jumlah, dan lokasi yang ditentukan oleh KPU kabupaten/kota.

"Dalam hal APK sudah terpasang sebelum masa kampanye dimulai, pasangan calon wajib menurunkan APK tersebut dalam waktu 1x24 jam. Jika pasangan calon/tim kampanye tidak melaksanakan imbauan dari Bawaslu Way Kanan, maka kami akan berkaordinasi dengan Satpol PP Way Kanan untuk melakukan tindakan sesuai Pasal 76 Ayat 2 Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar