#bawalu#kampanye#pnsdiusir#lamteng#beritalampung

Bawaslu Usir PNS Hadiri Deklarasi Pujo

( kata)
Bawaslu Usir PNS Hadiri Deklarasi Pujo
Bawaslu Usir PNS Hadiri Deklarasi Pujo. (Foto:Lampost/wahyu)

GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah, menfusir sejumlah aparatur sipil negara (ASN) berpakaian dinas yang berada di lokasi deklarasi Pendukung Jokowi (Pujo) di Lapangan PU Prosida Bandarjaya Barat, Selasa (2/4/ 2019).

"ASN tidak boleh ada di acara ini, apalagi pakai seragam," tegas Ketuua Divisi Pencegahan dan Hukum Antar Lembaga Bawaslu Lamteng, Edwin Nur, saat berada di lokasi berbincang dengan sejumlah orang yang masih mengenakan seragam ASN.

Edwin meminta para ASN untuk meninggalkan lokasi deklarasi, hal itu dikarenakan keberadaan mereka di tengah keramaian di Lapangan Prosida  sangat dilarang dalam undang-undang.

"Mereka ASN tidak boleh berada di sini, meskipun sekedar menonton. Jadi saya meminta mereka tidak berada di sini (areal deklarasi Pendukung Jokowi (Pujo)," terang Edwin.

 Ia menjelaskan, keberadaan para ASN dengan memakai pakaian dinas di areal deklarasi salah satu calon presiden, akan memberikan kesan negatif di tengah masyarakat.

"Kami mengimbau kepada ASN supaya tetap memperlihatkan netralitasnya, terutama di tengah kegiatan-kegiatan partai politik," kata Edwin.

Pengamatan di lokasi, tampak beberapa ASN berpakaian dinas masuk dan menyaksikan rangakaian acara kegiatan deklarasi Pujo Lampung Tengah.

Para ASN juga tampak duduk-duduk di sekitaran lapangan dengan mengenakan pakaian dinas. 

Mereka adalah para ASN dari sejumlah dinas yang memang kantornya berada di sekitaran Lapangan Prosida Bandarjaya Barat.

Sementara ketua Pelaksana Kegiatan Deklarasi Pujo Lamteng, Maksum, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang membawa anak-anak untuk tidak berada di areal deklarasi.

"Kami mengimbau para orang tua supaya tidak membawa anak-anak ke areal deklarasi. Tidak membiarkan anak-anak mengenakan baju partai," ujar Maksum.

Wahyu Pamungkas

Berita Terkait

Komentar