#danakampanye#pilkada#beritabandarlampung

Bawaslu Ungkap Asal Dana Sumbangan Kampanye Yang Diperoleh Calonkada Bandar Lampung

( kata)
Bawaslu Ungkap Asal Dana Sumbangan Kampanye Yang Diperoleh Calonkada Bandar Lampung
Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co): Ketiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung Pilkada 2020 telah menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) ke KPU setempat.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bandar Lampung telah melakukan pemeriksaan terhadap LPSDK padangan calon. Dua Pasangan calon yang mendapat dukungan dana uang dari perseorangan yakni pasangan calon Rycko Menoza-Johan Sulaiman dan Yusuf Kohar-Tulus Purnomo.

"Untuk penyumbang perseorangan masih belum ada yang melebihi Rp75 juta. Nama-nama penyumbang telah diketahui," ujar Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah, Senin, 2 November 2020.

Berdasarkan data yang dihimpun Lampost.co, paslon Ryco-Johan melaporkan Rp2.750.000.000. Dengan rincian Rycko Menoza menyumbang Rp2.450.000.000 dan Johan Sulaiman Rp200.000.000, total 2.650.000.000.

Sumbangan pihak perseorangan dari Muhammad Kemal Dinata alamat Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebesar Rp50.000.000. Kemudian dari I Ketut Warta Dinata alamat Kelurahan Sumur, Kecamatan Ketapang Rp50.000.000. Total Penerimaan sumbangan Rp2.750.000.000.

Pasangan Yusuf Kohar dan Tulus Purnomo total penerimaan sumbangan Rp122.345.000. Hanya mendapatkan sumbangan pihak perseorangan yakni Tahan Susilo dari Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung sebesar Rp50.720.000. Kedua Min Yuana SE warga Way Hallim sumbangam uang sebesar Rp30.000.000; Putra Jaya warga Rajabasa, Bandar Lampung, uang sebesar Rp37.500.000. Lalu Rudi Wartono warga Sukabumi, Bandar Lampung, uang sebesar Rp4.125.000. Total penerimaan sumbangan Rp122.345.000.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar