bawaslukampanye

Bawaslu Sebut Kampanye Tatap Muka Masih Mendominasi

( kata)
Bawaslu Sebut Kampanye Tatap Muka Masih Mendominasi
Ilustrasi kampanye tatap muka. Medcom.id/M Rizal


Jakarta (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat 43.063 kegiatan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 digelar dalam kurun waktu satu bulan. Kampanye tatap muka masih mendominasi.
 
"Sebanyak 39.303 kampanye tatap muka dan atau pertemuan terbatas," ujar anggota Bawaslu Firtz Edward Siregar dalam keterangan tertulis, Senin, 2 November 2020.
 
Kampanye daring atau melalui alat peraga yang disarankan saat masa pandemi covid-19 sangat sedikit. Bawaslu mencatat 1.698 kegiatan kampanye dilakukan melalui alat peraga, 1.815 kampanye melalui penyebaran bahan kampanye, dan 247 kampanye digelar secara daring.

Bawaslu juga telah mengumpulkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK). Total sumbangan kampanye pemilihan gubernur Rp27.490.572.550 dan pemilihan bupati/wali kota Rp355.279.170.927.
 
"Dapat disimpulkan bahwa dana kampanye pasangan calon sebagian besar dikeluarkan untuk membiayai kampanye tatap muka," tutur dia.
 
Fritz menyebut kampanye tatap muka memerlukan biaya lebih besar jika dibandingkan dengan metode kampanye lain. Misalnya, biaya konsumsi, tranportasi, bahan kampenye, hingga penyewaan alat pendukung.
 
Tim kampanye wajib detail mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran kampanye dalam satu dokumen. Bawaslu akan mengecek seluruh laporan akhir kampanye.
 
"Penting untuk transparansi laporan akhir dana kampanye, yaitu laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK)," tegas Fritz.
 

Medcom







Berita Terkait



Komentar