#pilkada#pelanggaranpemilu

Bawaslu Sebut Kampanye Johan Sulaiman di Medsos Tidak Melanggar 

( kata)
Bawaslu Sebut Kampanye Johan Sulaiman di Medsos Tidak Melanggar 
Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candra Wansyah. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan calon wali kota Bandar Lampung Johan Sulaiman di luar jadwal melalui media sosial dinyatakan tidak memenuhi unsur (TMU).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandar Lampung telah berkoordinasi dengan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dengan hasil keputusan iklan di media Facebook Johan Sulaiman dihentikan secara terpaksa karena berkampanye di luar jadwal. "Hasil dari kajian terhadap dugaan pelanggaran berkampanye di media sosial Facebook Johan Sulaiman, Bawaslu bersama Gakkumdu telah berkoordinasi dengan hasil tidak memenuhi unsur pelanggaran pemilu," ujar Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candra Wansyah kepada Lampost.co, Kamis, 5 November 2020.

Namun, Bawaslu telah berkoordinasi dengan manajemen Facebook untuk menghentikan iklan kampanye Johan Sulaiman. Bawaslu berharap agar paslon wali kota dan wakil wali kota untuk berkampanye di media cetak maupun elektronik sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, yakni 22 November sampai 5 Desember 2020.

"Sanksi yang kita berikan yakni penghentikan iklan di media Facebook yang telah dilakukan Johan Sulaiman," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar