#apk#pringsewu#beritalampung#pemilu

Bawaslu Pringsewu Kaji Pelanggaran APK

( kata)
Bawaslu Pringsewu Kaji Pelanggaran APK
Alat peraga kampanye yang dinilai melanggar masih dikaji. (Foto:Lampost/Widodo)

PRINGSEWU (Lampost.co)--Pemasangan alat peraga kampanye yang dilakukan salah satu calon anggota legislatif dari PKB DP Sukoharjo Adiluwih, Maulana M Lahudin, dinilai melanggar aturan. Namun, Bawaslu Pringsewu masih melakukan kajian apakah pelanggaran pidana atau pelanggaran administrasi.

Anggota Bawaslu Pringsewu Fajar Pahlevi melalui telepon selulernya, Kamis (31/1/2019).

Fajar Paflevi menjelaskan memang sudah ada laporan terkait adanya alat peraga kampanye (APK) berupa baliho yang terpasang di sejumlah tempat. "Baliho itu bergambar caleg, terus ada ajakan pilih nomor 1 dan PKB di hatiku, kemudian terpasang logo DPRD Pringsewu," ungkapnya.

Menurut Fajar, seharusnya jangan pasang logo DPRD, itu sama saja membawa fasilitas negara/logo Dewan. Namun, kata Fajar, sekali lagi APK tersebut masih dalam kajian, apakah masuk pelanggaran pidana atau pelanggaran administrasi. "Insya Allah minggu ini akan ada keputusan," ungkapnya.

Menurut Fajar, jika Bawaslu sudah menentukan ditemukannya pasal pelanggaran, akan mengirimkan surat kepada caleg yang bersangkutan dan APK itu juga harus diturunkan.

Widodo*



Berita Terkait



Komentar