bawaslupilkada

Bawaslu Metro Perketat Pengawasan Kampanye dan Iklan

( kata)
Bawaslu Metro Perketat Pengawasan Kampanye dan Iklan
Ketua Bawaslu Kota Metro, Mujib


METRO (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Metro akan memperketat pengawasan terhadap iklan yang di tayangkan dalam tahap kampanye bentuk iklan di media cetak dan elektronik.

Ketua Bawaslu Kota Metro, Mujib mengatakan, seluruh pengawas wajib untuk sama-sama memantau pergerakan dari yang diiklankan oleh para paslon. Pihaknya juga meminta masyarakat untuk aktif dalam melaporkan segala macam hal yang terjadi di lapangan.

"Pengawasan ini prinsipnya, seluruh pengawas pemilihan mulai dari sektor kelurahan hingga Bawaslu Kota Metro punya tugas yang sama. Kita juga meminta masyarakat untuk aktif dalam melaporkan tindakan yang kiranya mengandung pelanggaran," kata dia, Senin, 23 November 2020.

Tidak hanya di media cetak dan elektronik saja, Bawaslu Kota Metro juga akan memantau pergerakan kampanye yang dilakukan di sosial media seperti Facebook, Instagram dan media daring lainnya.

Sementara itu, Mujib menjelaskan, dalam tahapan kampanye ini seluruh kebutuhan iklan di fasilitasi oleh KPU Kota Metro. 

"Kemudian untuk 14 hari kedepan ini sudah memasuki masa kampanye dalam bentuk iklan khusus untuk media cetak dan elektronik seperti televisi dan radio. Seluruh iklan kampanye difasilitasi oleh KPU selain yang tidak difasilitasi KPU tidak boleh dan sesuai dengan prosedur," ujarnya.

Untuk penindakan bagi pelanggarnya, Bawaslu membagi dalam dua kategori pelanggaran, yang pertama pelanggaran administrasi dan pelanggaran pidana.

"Kalau pelanggaran administrasi itu setelah ditemukan adanya pelanggaran maka kami akan merekomendasikan ke KPU kemudian KPU akan memberikan sanksi, apakah akan memberikan sanksi atau menyetop iklan yang ditayangkan. Kemudian yang kedua terkait dengan pidana, maka kami bersama-sama dengan Gakumdu akan melakukan proses penanganan nya," ujarnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar