#pilkadalamsel#partisipasimasyarakat

Bawaslu Lamsel Turun ke Jalan Dorong Partisipasi Masyarakat

( kata)
Bawaslu Lamsel Turun ke Jalan Dorong Partisipasi Masyarakat
Bawaslu Lampung bersama panwaslu kecamatan se-Lamsel secara serentak terjun ke jalanan untuk mendorong partisipasi masyarakat terhadap Pilkada Serentak 2020. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Bawaslu Lampung bersama panwaslu kecamatan se-Lamsel secara serentak terjun ke jalanan untuk mendorong partisipasi masyarakat terhadap Pilkada Serentak 2020. Berdasarkan pantauan Lampost.co, dalam aksi tersebut Bawaslu Lamsel bersama panwaslu kecamatan memberikan suvenir dan sejumlah imbauan kepada pengguna jalan, seperti tolak politik uang, pengawasan partisipatif masyarakat hingga ajakan mencoblos pada 9 Desember mendatang. 

Ketua Bawaslu Lamsel, Hendra Fauzi mengatakan pihaknya secara serentak turun ke jalan untuk mendorong partisipasi masyarakat pada Pilkada Lamsel 2020. Pihaknya dalam kegiatan itu mengajak seluruh masyarakat untuk turut mengawasi Pilkada Lamsel yang akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020.

"Kami mengajak masyarakat aktif mengawasi guna mewujudkan pemilihan bupati dan wakil bupati Lamsel  yang bersih, berintegritas, dan bermartat," kata dia saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis malam, 29 Oktober 2020.

Dalam kegiatan tersebut, kata Hendra, pihaknya juga mengajak masyarakat memberantas praktik politik uang dengan cara tolak dan laporkan. Sebab, menjanjikan, memberikan, atau menerima uang atau materi lainnya yang memengaruhi pilihan kepada calon tertentu dianggap perbuatan melawan hukum.

"Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota ada ancaman pidana enam tahun penjara dan denda hingga Rp1 miliar terhadap praktik politik uang itu," kata dia. 

Sementara itu, Kordiv Pengawasan Bawaslu Lamsel, Iwan Hidayat saat ditemui di sela-sela kegiatan sosialisasi partisipatif masyarakat di Jalan Poros Kecamatan Palas mengatakan pihaknya mengajak semua masyarakat Lamsel untuk menyukseskan Pilkada Lamsel 2020.

"Mari lindungi keluarga kita dari ancaman pidana politik uang. Silakan hadir di TPS pada 9 Desember 2020 untuk memilih salah satu pasangan calon berdasarkan visi-misi dan program. Bukan berdasarkan intervensi atau pemberian sejumlah uang. Mari sukseskan Pilkada Lamsel 2020," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar