ingatpesanibujagajarakmencucitanganmemakaimasker

Bawaslu Lamsel Memperingatkan Paslon Mematuhi Prokes Covid-19

( kata)
Bawaslu Lamsel Memperingatkan Paslon Mematuhi Prokes Covid-19
Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Lamsel, Iwan Hidayat. Dok.


Kalianda (Lampost.co) -- Bawaslu Lampung Selatan kembali memberikan peringatan kepada seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati yang berkompetisi pada Pilkada Lamsel 2020. Para paslon harus mematuhi protokol kesehatan selama melaksanakan tahapan kampanye. 

Bahkan, jika ada salah satu paslon yang melanggar protokol kesehatan selama berkampanye, jajaran Bawaslu hingga tingkat kecamatan akan segera melayangkan surat peringatan tertulis atau disebut surat tilang. 

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Lamsel, Iwan Hidayat saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin malam, 2 November 2020. Menurut dia, Bawaslu Lamsel berharap seluruh paslon beserta tim kampanye mengedepankan protokol kesehatan selama berkampanye. 

"Kami dari Bawaslu Lamsel memperingatkan seluruh kontestan Pilkada Lamsel 2020 yang saat ini mengikuti tahapan kampanye di tengah pandemi Covid-19. Semua yang berkampanye wajib patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19," katanya. 

Menurut dia, jika ada paslon, partai politik atau gabungan parpol, penghubung paslon, tim kampanye atau pihak lain yang terlibat tidak patuh terhadap protokol kesehatan, pihaknya akan melayangkan surat tilang di lokasi.

"Setelah menerima surat tilang, paslon wajib menindaklanjutinya dalam waktu satu jam. Namun, jika dalam jangka waktu itu tidak diindahkan, kegiatan kampanye akan dibubarkan," ujarnya.

Ketika jumlah surat tilang lebih dari tiga yang diberikan Bawaslu, kata Iwan, pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada KPU Lamsel supaya dapat memberikan sanksi terhadap paslon yang tidak patuh protokol kesehatan. 

"Kalau sudah tiga kali mendapatkan surat tilang, kami akan segera merekomendasikan ke KPU supaya memberikan sanksi berupa pengurangan masa kampanye dalam bentuk tidak boleh berkampanye selama tiga hari," katanya.

Sementara itu, Liaison Officcer (LO) paslon nomor urut 03 Hipni-Melin Haryani Wiajaya, Jauhari mengatakan pihaknya komitmen mematuhi protokol kesehatan selama berkampanye di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya sangat mendukung dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Tentu kami dari paslon nomor urut tiga komitmen untuk mengedepankan protokol kesehatan. Bahkan, selama kampanye kami telah menyebar ribuan bahan kampanye berupa APD, seperti masker dan hand sanitizer. Kami harus jadi promotor dalam penerapan protokol kesehatan," katanya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, sejauh ini Bawaslu Lamsel telah melayangkan surat peringatan tertulis kepada paslon tiga surat, satu surat untuk paslon Nanang Ermanto-Pandu Kusuma Dewangsa dan Hipni-Melin Haryani Wijaya di Kecamatan Natar, serta satu surat paslon TEC-Antoni Imam di Kecamatan Katibung. 

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar